BacaritaMaluku.com–NAMLEA; Pesantren kilat sebuah program pendidikan agama di bulan Ramadhan ini bertujuan membentuk karakter siswa SMKN 8 buru yang religius,disiplin,dan akhlakul kharimah(akhlak terpuji).
Kegiatan tersebut berfokus pada penanaman nilai adab. Meningkatkan nilai ibadah dan membentuk karakter anak didik yang berkepribadian santun serta beradab.”Kata Tambunaloko.

Kepala SMK Negeri 8 Buru Agu Tambunaloko Spd, saat di konfirmasi media ini di ruangnya, mengatakan. Kegiatan ini menyasar siswa siswinya sebagai upaya memperkuat akidah serta membentuk karakater generasi muda yang madani.
“Alhamdulilah,,!!. mereka antuasiasme mengikutinya. Pesantren kilat ini sudah kita laksanakan perdana di hari senin (02/3) dan selama Ramadhan berlangsung hingga memasuki libur lebaran, dengan melibatkan guru sebagai narasumber (penceramah). “ucap Kepala sekolah yang biasa di sapa Pak Agu ini.

Agu menjelaskan program ini di fokuskan untuk semua siswa yang hadir tanpa terkecuali, program pesantren kilat atau di singkat Sanlat ini menjadi salah satu upaya pembentukan karakter dan penguatan fondasi keagamaan siswa,” ujar dia, Selasa(03/3/2026).
Pihaknya menambahkan, dalam pelaksanaanya, SMKN 8 Buru juga bekerjasama dengan pihak Kemenag(Kementrian Agama) Kabupaten Buru untuk memberikan pembinaan secara langsung kepada para siswa di hari perdana tersebut.

Adapun materi-materi yang di sediakan mencakup pengutan akidah,pembinaan akhlak dan lain lain sesuai tumbuh kembangnya generasi muda saat ini,Dan seluruh materi tersebut di susun secara komprehensip yang di sampaikan oleh pemateri sesuai bidang keilmuan masing masing,”terang Agu.

Melalui program Sanlat ini tentu siswa di harapkan bukan saja memahami ajaran agama secara teoritis,tetapi mampu mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari-hari,baik lingkungan sekolah, keluarga,maupun masyarakat.”tutupnya.(BK)


















































































