BacaritaMaluku.com,–MALUKU TENGGARA; Menginjak usia ke-94 tahun bukanlah sekadar catatan perjalanan waktu biasa. Angka ini adalah saksi bisu dari panjangnya jejak perjuangan, pengabdian, dan dedikasi bagi umat dan bangsa.
Mengusung tema agung “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya”, Milad kali ini menjadi momen reflektif yang sangat berharga bagi seluruh kader di Bumi Larvul Ngabal untuk menilai kembali sejauh mana kontribusi nyata telah diberikan bagi kemanusiaan.
Mengakar Kuat, Menjulang Tinggi
Filosofi “Mengakar” bukan berarti diam di tempat atau stagnan. Justru, akar adalah fondasi utama kehidupan. Bagi Pemuda Muhammadiyah, akar kita tertanam kokoh pada prinsip Tauhid yang murni dan Ideologi Muhammadiyah yang tak tergoyahkan.
Tanpa pondasi yang kuat, pemuda ibarat ranting kering yang mudah tumbang diterjang badai arus zaman yang penuh godaan. Di Maluku Tenggara, makna mengakar juga berarti menyatu sepenuhnya dengan denyut nadi masyarakat.
Kita hadir bukan sebagai orang asing yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari solusi untuk menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, hingga pendidikan di daerah ini. Kita tidak boleh menjadi organisasi yang terisolasi dalam “menara gading”, sibuk dengan retorika sendiri, sementara realitas masyarakat di depan mata membutuhkan uluran tangan dan perhatian nyata.
Bertumbuh Dinamis, Berinovasi Tanpa Henti
Jika akar adalah prinsip yang kokoh, maka “Bertumbuh” adalah gerak yang dinamis. Bertumbuh menuntut kita untuk terus bertransformasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman yang berjalan begitu cepat.
Di era modern ini, Pemuda Muhammadiyah harus mampu berperan ganda dan tetap relevan. Kita dituntut untuk menjadi:
Penggerak Ekonomi, yang mencetak kader-kader mandiri melalui semangat kewirausahaan yang tinggi.
Pilar Literasi, yang berani melawan hoaks dan disinformasi dengan narasi yang bijak, sejuk, dan berfaedah.
Perekat Ukhuwah, yang senantiasa menjaga kerukunan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Maluku Tenggara yang religius dan beradab.
Mewujudkan Visi Indonesia Jaya
Impian besar “Indonesia Jaya” tidak akan terwujud dengan sendirinya. Ia adalah hasil akumulasi dari kerja keras, doa, dan pengabdian yang konsisten dari setiap daerah di Nusantara.
Ketika Pemuda Muhammadiyah di tingkat daerah, termasuk di Maluku Tenggara ini, mampu berdiri tegak, kuat, dan mandiri, maka kejayaan nasional hanyalah soal waktu.
“Kita tidak ingin sekadar menjadi penonton dalam panggung sejarah. Kita adalah sutradara dan aktor utama yang memastikan setiap langkah kita membawa manfaat nyata bagi kedaulatan dan kemajuan bangsa,” tegasnya.
Selamat Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah. Di bawah panji semangat Fastabiqul Khairat, mari kita terus tumbuh dengan dahan yang rimbun menaungi sesama, dan akar yang dalam menjaga martabat bangsa.
Dari Maluku Tenggara untuk Indonesia Jaya!***













































































