BacaritaMaluku.com,–LANGGUR; Kab. Malra; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara berlangsung sangat sukses dan bermakna. Acara yang dipusatkan di Stadion Maren Langgur ini diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berjalan khidmat dan tertib, diikuti oleh ribuan pelajar dan seluruh elemen masyarakat, Sabtu (2/5/2026).
Usai upacara selesai dilaksanakan, suasana berubah menjadi sangat semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang memukau. Keberhasilan penyelenggaraan acara ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Kabupaten Maluku Tenggara.
Pihaknya memberikan nilai positif kepada Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan yang telah bekerja maksimal mengemas peringatan Hardiknas tahun ini menjadi sesuatu yang luar biasa.
“Kami melihat peringatan tahun ini sangat berkesan. Mulai dari tertibnya upacara hingga kemeriahan atraksi seni budaya yang ditampilkan, ini membuktikan bahwa pendidikan kita sedang bergerak ke arah yang sangat tepat,” ujar Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara.
Menurutnya, perayaan tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi bukti nyata upaya pelestarian kearifan lokal yang mulai digalakkan kembali melalui dunia pendidikan.
Penekanan pada unsur budaya dalam acara besar ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat bijak. Hal ini menjadi benteng kuat bagi generasi muda untuk tidak larut dalam arus budaya asing yang kian masif.
“Menanamkan nilai budaya sejak dini adalah investasi jati diri yang tak ternilai. Tarian tradisional dan musik khas daerah yang dibawakan apik oleh para siswa tadi, adalah cara terbaik mentransfer nilai-nilai luhur leluhur kepada generasi Z dan Alpha di Malra,” tambahnya penuh semangat.
Lebih jauh, pihaknya berharap momen indah ini tidak hanya terjadi setahun sekali. Ia berharap semangat mencintai budaya ini bisa terus dikembangkan di sekolah-sekolah.
“Kami berharap seni budaya tidak hanya muncul saat upacara atau acara besar saja, tapi bisa diintegrasikan secara rutin dalam kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler di setiap sekolah,” ungkapnya.
Pendidikan, menurutnya, memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar nilai akademik. Pendidikan yang sejati adalah yang mampu membentuk karakter, akhlak, dan rasa cinta terhadap tanah air.
“Pendidikan bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi bagaimana mencetak generasi yang beradab dan berkarakter. Semoga semangat ‘Merdeka Belajar’ selalu dibarengi dengan semangat ‘Cintai Budaya Sendiri’,” tegasnya.
Semoga dengan semangat kebersamaan ini, pendidikan di Maluku Tenggara terus melangkah maju dan daerah semakin jaya di masa depan.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
Majulah Pendidikan, Jayalah Maluku Tenggara”.tutupnya (Erick)












































































