BacacritaMaluku. Com-Ambon; Hal ini mendapat reaksi Sekretaris Pemuda Muhamadiyah Kabupaten Seram Bagian Barat Wandri Makassar ,Dirinya Menilai maraknya konflik agraria di Maluku ini haruslah Mendapat perilaku Preventif dari segenap Stake Holder baik dari tingkatan Eksekutif,Legislatif,dan kalangan Civil Society tuturnya.
dilanjutkan Pula oleh Wandri Bahwa Seram Bagian Barat Adalah Salah satu dari daerah di Maluku yang hari ini menjadi Lahan kapitalisasi oligarki baik dari sisi pertanahan,Perhutanan dan sumber daya alam lainnya.merujuk kepada Kabupaten Seram Barat, Wandri makkasar Merupakan Putra Pulau Manipa ini turut menambahkan bahwasanya adapun wacana dan bisikan masyarakat di sekitaran daerah Piru yang belum memiliki sertifikat Tanah pribadi maupun tanah Dati sialnya, diduga telah dikavling secara sepihak Oleh Jacobus Puttilehalat semasa dirinya menjabat sebagai orang Nomor 1 di SBB.
Demikian hal itu Dirinya Mendorong untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Tinggi Maluku Melakukan Investigasi terukur terhadap Dugaan “Mafia Tanah” Kenapa Demikian ? Dasar utamanya Jacobus Puttilehalat adalah Bupati Aktif disana dan Sudah tentulah Ijin untuk Melakukan aktifitas pertambangan berkaitan dengan Mantan Pentolan Partai Demokrat Provinsi Maluku Tersebut,agar jangan sampai di kemudian hak-hak rakyat Seram Bagian Barat pada lokasi tertentu di renggut tanpa sepengetahuan masyarakat setempat.
diketahui bersama Pasca lengsernya Puttilehalat dari kursi Bupati, Banyak sekali Preseden Buruk dipertontonkan oleh yang bersangkutan dan anak-anaknya. dicontohkan oleh dirinya seperti Masalah Kepemilikan Rumah Dinas Bupati,Masalah Dengan Alm.Yasin Payapo (Mantan Bupati SBB) dan masalah lainnya yang kerap kali dalam cuitan mengemuka Nama Bob Puttilehalat,selaku Tokoh Politik dan pemerintahan di Maluku tindakan menunjukan etika Yang tak patut Dijadikan sebagai tauladan tandasnya.***


















































































