BacaritaMaluku, Piru; Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Alvin Tuasuun, menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Tim Penggerak PKK dalam rangka peringatan Hari Kartini, Selasa (21/04/2026), merupakan murni agenda TP PKK dan bukan apel resmi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang sempat berkembang di sejumlah pemberitaan yang menyebut kegiatan tersebut sebagai apel ASN.
Menurut Tuasuun, kegiatan itu dipimpin oleh Ketua TP PKK sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini yang secara kelembagaan terpisah dari agenda pemerintahan daerah.
“Ini adalah kegiatan TP PKK dalam rangka Hari Kartini. Peserta yang hadir juga berdasarkan undangan kepada berbagai unsur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, undangan tidak hanya ditujukan kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga kepada ibu-ibu TP PKK, istri ASN, unsur TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran para pejabat dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk partisipasi atas undangan, bukan dalam kapasitas mengikuti apel pemerintahan.
Sekda menilai, informasi yang berkembang di masyarakat belum sepenuhnya menggambarkan konteks kegiatan secara utuh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
“Ada kesan seolah-olah itu apel ASN yang dipimpin Ketua TP PKK, padahal faktanya ini murni kegiatan TP PKK,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu sesuai fakta, serta tetap menyikapi informasi secara objektif.
“Kami berharap publik dapat melihat informasi secara jernih dan bersama-sama menjaga kondusivitas daerah,” ujarnya.
Selain itu, Tuasuun juga menyampaikan apresiasi atas capaian TP PKK Kabupaten SBB yang berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Maluku. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kado istimewa yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini.
“Prestasi ini patut diapresiasi dan menjadi motivasi bersama untuk terus mendorong peran PKK dalam mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Menutup pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Seram Bagian Barat ke arah yang lebih baik.***













































































