BacaritaMaluku.com — NAMLEA; Pelantikan Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru di bawah kepemimpinan Ketua Umum Firman Masbait berlangsung meriah di Namlea, Selasa (27/10/2026). Momentum ini tidak sekadar menjadi seremoni pergantian dan pengukuhan kepengurusan, tetapi juga menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk memperkuat peran sosial, membangun kolaborasi lintas sektor, dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku, yakni Sekretaris Wilayah Samsul Sampulawa dan Ketua Bidang Organisasi Farhan Suneth. Turut hadir Bupati Buru Ikram Umasugi, S.E., Sekretaris Daerah, Kapolres Buru, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru, KNPI, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Cipayung, organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah, serta undangan lainnya.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai organisasi kepemudaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, membangun sinergi, serta mendorong peran strategis pemuda dalam mendukung pembangunan Kabupaten Buru.
Salurkan 300 Paket Sembako
Usai prosesi pelantikan dan pengukuhan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru bersama Pemerintah Kabupaten Buru yang dipimpin Bupati Ikram Umasugi, jajaran OPD, dan Kapolres Buru menyalurkan santunan berupa 300 paket sembako kepada masyarakat.
Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian terhadap kebutuhan warga sekaligus menegaskan bahwa kehadiran organisasi kepemudaan harus dirasakan secara langsung oleh masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan seremonial.
Penyaluran bantuan tersebut juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan kegiatan sosial serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Firman Masbait Tekankan Soliditas dan Kolaborasi
Ketua Umum PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru, Firman Masbait, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi daerah.
Menurutnya, pelantikan harus menjadi titik awal bagi seluruh pengurus untuk menyatukan persepsi, menjaga soliditas, dan memperkuat konsolidasi internal agar organisasi mampu bergerak secara terarah dalam menjalankan program-programnya.
Firman juga menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Buru, Polres Buru, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.
“Pengurus yang baru dilantik harus mampu menjaga soliditas, menyatukan persepsi, dan memperkuat konsolidasi organisasi. Pemuda Muhammadiyah harus hadir sebagai kekuatan pemuda yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Polres Buru, dan seluruh pemangku kepentingan,” demikian pesan Firman.
Ia berharap, kepengurusan periode baru dapat menerjemahkan semangat organisasi ke dalam program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang sosial kemasyarakatan, pemberdayaan pemuda, dan penguatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan pemuda negarawan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru diharapkan mampu mengambil posisi sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus tetap menjaga idealisme organisasi dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pelantikan ini pun diharapkan menjadi awal penguatan gerakan Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Buru, dengan mengedepankan nilai keislaman, kemajuan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab kebangsaan demi terwujudnya Buru yang lebih baik.***

















































































