BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Kegiatan tersebut merupakan bentuk peningkatan ketaqwaan,akhlak dan karakter peserta didik setiap di bulan Ramadhan. Selasa (03/3/2026).
Kepala SMA Negeri 13 Buru Warda Ipa S.Ag, M.Pd. kepada media ini mengatakan program (Sanlat)ini merupakan agenda rutin yang tujuanya adalah kepribadian peserta didik yang di bentuk tidak hanya unggul saja pada prestasi tetapi memiliki karakter dan spiritualitas yang baik, “ungkap Ipa.

Acara yang berlangsung dengan khidmat dan antusiasme ini, lanjut Ipa bahwa pesantren kilat(sanlat) kali ini menghadirkan dua penceramah Jabidah Tasalisa Spd dan Nursin Kilian Spd(tenaga pendidik SMAN 13) yang menyampaikan materi bertema”Keutamaan Menuntut Ilmu Dalam Islam”.
Dalam ceramahnya, Jabidah Tasalisa Spd menekankan pentingnya adab sebelum ilmu,seperti hormat kepada guru dan rendah hati. Sehingga memotivasi siswa dalam belajar ilmu agama sejak dini agar terhindar dari pergaulan negatif,” jelas Tasalisa.

Hal yang sama pula di sampaikan Nursin Kilian Spd bahwa Keutamaan menuntut Ilmu Dalam Islam bertujuan menanamkan pemahaman siswa SMAN 13 Buru dalam belajar agama adalah kewajiban yang di muliakan Allah, mudahkan jalan ke surga dan mengangkat derajatnya.”tambah Kilian.
Hasil pantauan media ini, kegiatan tersebut berlangsung pada Senin hingga Jumat Tanggal 5 Maret 2026,Meskipun masih menggunakan ruang kelas sebagai tempatnya kegiatan pesantren kilat tetapi siswa siswi sangat antuasiasme mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami warga sekolah sangat mengharapkan bantuan tambahan ruang kelas misalkan bantuan rivitalisasi oleh pemerintah sehingga kegiatan bersifat tersebut bisa di penuhi selayaknya,” harapnya.(BK)













































































