BacaritaMaluku.Com–NAMLEA: SMK Negeri 7 Buru memiliki sebanyak 199 peserta Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang tersebar di 42 baik Instansi perkantoran maupun di Swasta.Jumat(15/8/2025).
Hal ini di sampaikan Kepala SMKN 7 Buru Nasir Hadi SPd. M MPd, di ruang kerjanya menjelaskan peserta yang tersebar di berbagai perkantoran dan swasta ini berjumlah 199 peserta didik sesuai kompetensi Jurusan (keahlian)Masing-masing.
“Kegiatan prakerin ini adalah untuk menambah pengetahuan dunia kerja dan pengalaman yang menuntun seluruh peserta didik sebagai lulusan SMKN 7 Buru yang siap kerja,” Ucapnya.

Ucapan Kepala Sekolah tersebut sekaligus melepas seluruh peserta kerja industri Tahun 2025 mulai hari ini Agustus hingga akhir Desember dan “berharap semua di berikan kelancaran dan kesehatan sehingga seluruh siswa dapat berhasil menyelesaikan dengan baik. “Ujar Hadi.
Momen pelepasan ini di tandai dengan simbolis penyerahan peralatan serta perlengkapan dalam melaksanakan praktek kerja melalui perwakilan masing-masing kompetensi keahlian, menandakan seluruh siswa siap.
Sementara itu, Panitia Pelaksana Prakerin Ramli Papalia SH, kepada Media ini menuturkan dari sekian 199 siswa tersebut di tempatkan pada instansi (Kantor) maupun Swasta.
“Adapun mereka di tempatkan di antaranya. Kantor Kominfo, KP3MD, Dinas Pendapatan dan Daerah, Pengadilan Negeri Namlea, Dispora, Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Dinas BKD, KP3, Badan Statistik, RSUD Namlea, Wakatobi Computers, Percetakan Murhan Grafika, Percetakan hidayah, Percetakan salam Indah, Telkomsel Grapari, dan lain-lain.
“Masing masing seluruh peserta prakerin ini kami pihak Pembimbing akan mengarahkan mereka ke jalur yang sudah di tetapkan sesuai keahlian yang di miliki siswa. ” Ungkap Papalia.

Papalia menambahkan, rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah di laksanakan bagi peserta prakerin tersebut dimana mereka telah di siapkan program prakerin di mulai dari pembekalan dan pemantapan serta sosialisasi bagi seluruh peserta kompetensi keahlian.
Untuk itu, lanjut dia peserta didik yang mengikuti Praktek Kerja Industri dan seluruh Guru Pembimbing menjalani sesi upacara pelepasan dan pemberangkatan siswa prakerin ke masing-masing Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). “Pungkasnya.(BK)














































































