BacaritaMaluku.Com–NAMLEA;Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Alhilaal Namlea melepaskan sebanyak 62 peserta Praktek kerja Industri(Prakerin) di berbagai Instansi perkantoran sesuai Kompetensi Jurusan yang di miliki peserta didik.
“Peserta didik yang mengikuti prakerin ada 62 orang yang tersebar di 25 Dinas perkantoran melalui Uji kompetensi yang di miliki peserta sesuai jurusan mereka masing-masing, ” Ucap Megariah di ruang kerjanya. Selasa(5/8/2025).

Pernyataan tersebut di sampaikan, Kepala SMK Alhilaal Namlea, Megariah SPd di ruangnya menjelaskan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun pada Kelas XII sebagai program praktek kerja industri mulai dari pembekalan dan pemantapan kompetensi sesuai keahlian di jurusan masing-masing peserta didik yang tersebar di dua puluh lima Dinas terkait selain itu pakaian yang di kenakan adalah Celana atau Rok Hitam panjang dan kemeja Putih bersih .”Ungkap nya.
Adapun mereka yang tersebar di 25 Dinas atau Instansi terkait di Pemerintahan Daerah Kabupaten Buru untuk kegiatan Prakerin adalah Dinas Bapedda, Kejaksaan Negeri , Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Dukcapil,Statistik, Kantor Camat, Hukum dan Sekretariat, Dinas Sosial, Desperindag, BKPSDM, Pegadaian, Kantor Samsat, Pertamina, Pemancar Ilmu, Ion Mart, Bank Maluku/Malut, Ortala, KP3A, Dinas Koperasi, KP3MD, Kominfo, Dispora, dan Dinas Pendapatan.
Ia mengaku, sebelum pelepasan para peserta Prakerin ini sempat menyampaikan kepada seluruh peserta didik agar dapat membawa dan menjaga nama baik sekolah saat terjun di lokasi praktek.
“Jadikan momen kegiatan ini sebagai penambah pengetahuan dunia kerja dan pengalaman yang bisa menuntun seluruh peserta didik sebagai lulusan SMK Alhilaal yang siap kerja, “ujar Kepala Sekolah sekaligus melepas seluruh peserta prakerin Tahun 2025 selama Empat Bulan terhitung Agustus sampai Bulan Desember. Selasa(5/8/2025).

Kepala Sekolah yang di kenal baik dan disiplin ini, beliau berharap semoga semua di berikan kelancaran dan kesehatan sehingga seluruh siswa dapat berhasil menyelesaikan kegiatan dengan baik.”harapnya.
Ia menambahkan momen pelepasan ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis peralatan dan perlengkapan praktek kerja melalui perwakilan masing masing kompetensi keahlian yang di bimbing oleh guru pendamping peserta didik. “
Selanjutnya,kata Megariah,Program pemerintah inilah yang bertujuan meningkatkan mutu dan wawasan, mempersiapkan diri mereka memasuki dunia kerja, dapat mengimplementasikan teori yang di pelajari dalam situasi nyata dan menjalin kerjasama antara dunia usaha atau industri dan Sekolah, “Pungkasnya.***













































































