BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali di tunjukan oleh keluarga besar SMAN 10 Buru.Jumat Bersih yang melibatkan seluruh peserta didik dan dewan guru.
Kegiatan pagi, yang di laksanakan setiap Hari Jumat itu tampak antusias membersihkan halaman sekolah memungut sampah, mengumpulkan daun-daun kering hingga merapikan area sekitar gedung sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakater peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta menanamkan budaya gotong-royong sejak dini.
Kepala SMAN 10 Buru Yimin R.Nustelu S.Pd kepada wartawan mengatakan, kegiatan jumat bersih bukan sekedar rutinitas, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter yang mengajarkan disiplin, tanggung jawab dan kerjasama antarsiswa.
” SMAN 10 Buru adalah sekolah yang di huni oleh peserta didik dari dua komunitas(Islam dan Kristen), yang hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghormati. Lanjut dia, nilai toleransi selama ini terbangun menjadi kekuatan kami dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan harmonis.” ujar Yimin.

Yimin menambahkan, keberagaman yang ada di lembaga yang saya pimpin saat ini, menjadi modal penting untuk membentuk generasi siswa yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta mampu menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Pantauan media ini, melalui kegiatan tersebut para siswa terlihat bekerja tanpa membedakan latar belakang, saling membantu dan membersihkan lingkungan sekolah sebagai wujud nyata budaya gotong-royong yang terus dipelihara di SMAN 10 Buru.

Dengan semangat dan kebersamaan toleransi yang terus di jaga. SMAN 10 Buru di Desa Waepoti, Kecamatan Waplau, berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman serta melahirkan generasi yang berkarakter, peduli lingkungan dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Sabtu(01/08/2026).(BK)


















































































