BacaritaMaluku.com-NAMLEA;Program Polisi Mengajar patut diapresiasi namun, efektivitas nya perlu di ukur dari dampak nyata, bukan sekedar kehadiran polisi diruang kelas.
Pembinaan siswa adalah tanggungjawab bersama guru, orang tua dan lingkungan. Sementara polisi memiliki peran penting dalam pencegahan, pengawasan , pengamanan dan penegakan hukum.
Kehadiran polisi juga perlu di perluas bukan hanya di sekolah-sekolah perkotaan, tetapi hingga sekolah di desa-desa dan wilayah terpencil. Sebab, potensi kenakan remaja tidak mengenal batas wilayah dan membutuhkan pengawasan yang berkelanjutan.
Masih di temukan siswa yang bolos saat jam belajar dan berkeliaran di luar sekolah, yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi seperti ini membutuhkan pengawasan dan pencegahan nyata.
Karena itu, polisi dapat bersinergi dengan sekolah dan orang tua untuk mengawasi lingkungan sekitar, termasuk saat siswa berangkat dan pulang sekolah serta ketika jam belajar berlangsung.
Polisi Mengajar penting, tetapi polisi hadir untuk mengawasi dan melindungi jauh lebih penting. Ukuran keberhasilan bukan sekedar berapa kali polisi masuk kelas. Melainkan seberapa jauh kenakalan siswa dapat di cegah dan lingkungan masyarakat tetap aman. Selasa( 11/08/2026).(BK)


















































































