BacaritaMaluku. com–NAMLEA: Melalui HUT Polwan Ke–77, Kapolsek Namlea IPTU Charles Langitan, SH. MH, membuka dengan resmi kegiatan Sosialisasi RISE AND SPIKE. Jum’at (29/8/2025).
Kegiatan tersebut di langsungkan di Balai Desa, Desa Ubung Jumat (29/8/2025) pukul 09.00 WIT, melibatkan Pejabat Kepala Desa Ubung Muhamad Hamdani Jafar SE, Kapolsek Namlea IPTU Charles Langitan, SH. MH, mewakili Kapolres Buru beserta para Polwan, P2TP2A, dan Bhabinkamtibmas.

Melalui hasil pantaun media BacaritaMaluku. Com, kegiatan RISE AND SPIKE ini merupakan sebuah kegiatan dimana Masyarakat di ajak untuk bersuara dan bertindak untuk masa depan yang lebih baik yang di buka secara resmi oleh Pak Kapolsek Namlea.
Selain itu, kegiatan sosialisasi yang berjalan aman dan lancar ini juga mengundang satuan Pendidikan Dasar yakni SD Alhilaal Ubung, SDN 4 Ubung ,Badan Pemberdayaan Desa(BPD),satuan Linmas(hansip), SMP Negeri 40 ubung, para orang tua murid dan undangan lainya.

Dalam sambutan singkatnya, IPTU Charles Langitan, SH. MH, menjelaskan kegiatan RISE AND SPIKE ini adalah Momentum dalam rangka Hut Polwan RI yang Ke 77 untuk bangkitkan semangat Polisi Wanita Republik Indonesia dan menyampaikan perihal yang terjadi di lingkungan sekitar, terutama kekerasan seksualitas dan pembullyang terhadap anak. “Kata Kapolsek yang di kenal baik dan tegas ini.
“Saya inginkan agar setiap masalah yang terjadi kepada mereka yang berada di bangku pendidikan, mohon berani untuk melapor kepada pihak berwajib, jangan takut,!! ” Pinta Langitan.
Kapolsek Namlea ini juga menekankan jika persoalan adalah pencabulan atau semacamnya kepada anak maupun yang sudah baliq(dewasa)segera ambil sikap para orang tua untuk, sekali lagi berani lapor kepada polisi.
” Di harapkan orang tua yang berada di Desa tersebut jangan merasa canggung, merasa malu dan lain-lain segera ke pihak wewenang terdekat, melalui laporan dari adik adik yang merasa di dzolimi, ” Ujar dia.
Ia menambahkan, kekerasan yang terjadi bukan saja berlaku pada perempuan tetapi juga bisa berlaku pada pria, sebab kata dia yang namanya unsur pidana semua sama di mata hukum.
” Misalkan KDRT sebagai kasus yang di pandang lazim pada perempuan tetapi bisa juga berlaku terhadap pria,artinya di mata Hukum kita sama prosesnya.”ucap Mantan Kapolsek Waplau ini.
Di kesempatan itu,Kapolsek tersebut sempat memimpin membacakan yel yel RISE AND SPIKE dan di ikuti oleh peserta yang ada, “yang berbunyi, Berani berbicara selamatkan sesama,Dan, Maluku Terus Bikin Bae, Basudhara Terus Bikin Bae. “
Sementara itu, sambutan singkatnya juga di sampaikan Pj Kades Ubung Muhamad Hamdani Jafar SE, mengungkapkan apresiasi nya terkait kegiatan RISE AND SPIKE, bersinergi dengan pihak Kepolisian dan Dinas P2TP2A sebagai program bermutu yang merujuk pada ajakan bersuara dan bertindak agar dapat melindungi adik adik kita dan semua dari persoalan yang melanggar hukum di sekitar kita, “ungkapnya.
” Terima kasih Pak Kapolsek mewakili Ibu Kapolres pada kegiatan RISE AND SPIKE sebagai Programnya HUT Polwan Ke–77 yang menjadi motivasi dan edukasi bagi kita semua terutama adik adik kita yang masih menumpuh di jalur pendidikan ini, “
Hal senada juga di sampaikan Ketua P2TP2A, Ia menyampaikan terimakasih atas partisipasi di undang oleh pihak dan di berikan kesempatan berbicara terkait perlindungan dan pendampingan hukum terhadap Anak dan orang tua perempuan.
” Semoga di HUT Ke–77 Polwan RI semakin maju dan berjaya,,, berani berbicara selamatkan sesama. “Tutupnya. (BK)














































































