BacaritaMaluku.com–Kabupaten Maluku Tenggara ; Langkah nyata dilakukan jajaran pimpinan Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara demi menjamin kualitas dan kelancaran pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) jenjang Sekolah Dasar. Selama dua hari berturut-turut, tepatnya pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2026, tim pemantau bergerak dari satu sekolah ke sekolah lain yang tersebar di wilayah Daratan Kei Besar, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai harapan.
Kegiatan peninjauan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bin Raudha Arif Hanoeboen, S.E., M.E, yang didampingi secara resmi oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar serta seluruh staf teknis di lingkungan Bidang Sekolah Dasar (SD).
Ada dua fokus utama yang menjadi sasaran kunjungan kerja ini: pertama, memastikan seluruh rangkaian kegiatan ujian berjalan dengan baik, lancar, aman, dan sepenuhnya mematuhi pedoman serta peraturan yang berlaku. Kedua, melakukan verifikasi kehadiran secara langsung agar tidak ada satu pun siswa yang terdaftar terlewatkan atau kehilangan haknya untuk mengikuti penilaian pendidikan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, pada hari pertama pelaksanaan yang jatuh pada Selasa (20/5), tim pemantau menyambangi dua wilayah kecamatan strategis. Di Kecamatan Kei Besar Selatan, peninjauan dilakukan di SD Negeri Nuhuyanat dan SD Tamangil Nuhuten. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Kei Besar, dengan meninjau pelaksanaan di lima satuan pendidikan, yaitu SD Negeri Mataholat, SD Negeri Lerohoilim, SD Negeri Dit Rahareng, SD Inpres Waur, serta SD Negeri 2 Elat.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, tim melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari kesiapan panitia pelaksana, ketertiban dan kenyamanan ruang ujian, hingga kelengkapan administrasi serta sarana prasarana pendukung. Hasilnya sangat memuaskan, seluruh sekolah dinilai telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan sangat matang, rapi, dan profesional.
Memasuki hari kedua, Rabu (21/5), tim bergerak menuju wilayah Kecamatan Kei Besar Utara Barat. Di wilayah ini, ada sebanyak sembilan sekolah dasar yang menjadi titik pantauan, meliputi: SD Kristen AD, SDK Mun Wearfan, SD Inpres Mun Kahar Essoy, SD Inpres Uwat Reyaan, SD Naskat Uwat, SD Naskat Ohoituf, SD Inpres Ngurwalek, SD Kristen Dangarat, dan SD Inpres Weer Frawav.
Kehadiran pimpinan dinas di lokasi memberikan dampak positif sekaligus pengawasan ketat terhadap pelaksanaan aturan. Verifikasi kehadiran peserta didik menunjukkan hasil yang sangat membanggakan: seluruh siswa yang terdaftar dikonfirmasi hadir 100 persen dan mengikuti ujian dengan sikap tertib, tenang, serta penuh konsentrasi. Suasana di lingkungan sekolah pun terjaga aman, damai, dan sangat kondusif bagi proses penilaian.
Pihak Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras, dedikasi, dan kerjasama yang luar biasa dari para kepala sekolah, guru, serta seluruh tenaga kependidikan di lapangan. Keberhasilan pelaksanaan USP tahun ini menjadi bukti nyata sinergitas yang baik antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan. Diharapkan, hasil ujian ini dapat mencerminkan kemampuan asli peserta didik dan menjadi landasan kokoh bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Daratan Kei Besar ke depannya.(Erick)

















































































