BacaritaMaluku.com–Kab. Maluku Tenggara; Suasana penuh semangat dan keakraban menyelimuti Gedung Serbaguna Jemaat Ohoira, wilayah Kecamatan Kei Kecil Barat, pada Jumat sore ini, 8 Mei 2026. Bertempat di lokasi tersebut, digelar kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tual – Malra, yang dihadiri langsung oleh Kapolsek Kei Kecil Barat, Ipda Yopy Ongky, S.H, bersama jajarannya. Kedatangan tokoh kepolisian ini menjadi momen istimewa dan disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir.
Acara yang dimulai tepat pukul 15.00 WIT ini, bertujuan untuk membentuk karakter, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menambah wawasan kebangsaan bagi para mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam organisasi GMKI. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Cabang GMKI Tual – Malra, Patrisius Omaratan, yang menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi untuk mencetak kader muda yang tangguh, cerdas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat serta daerahnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Patrisius Omaratan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Kapolsek Kei Kecil Barat. Baginya, kehadiran Ipda Yopy Ongky bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan sebuah dukungan nyata dan perhatian besar dari aparat keamanan terhadap perkembangan organisasi kemahasiswaan di wilayah hukum Kecamatan Kei Kecil Barat. Hal ini, kata dia, semakin mempererat hubungan sinergis antara kepolisian dan elemen pemuda di tengah masyarakat.
“Kehadiran Bapak Kapolsek dan rombongan menjadi penyemangat kami semua. Kami sadar bahwa membangun daerah ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh kerja sama semua pihak, termasuk kami sebagai pemuda dan organisasi kemahasiswaan bersama aparat penegak hukum. Kehadiran ini adalah bukti nyata bahwa polisi hadir di tengah masyarakat, dekat dengan kami, dan peduli dengan masa depan generasi muda di Tual maupun Malra,” ujar Patrisius dengan penuh semangat di hadapan puluhan peserta.
Setelah serangkaian acara pembukaan selesai dilaksanakan, giliran Ipda Yopy Ongky, S.H yang mengambil tempat untuk memberikan materi utama dalam kegiatan tersebut, yaitu sosialisasi mengenai Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Dengan gaya penyampaian yang akrab, lugas, dan mudah dipahami, Kapolsek Kei Kecil Barat ini mengajak seluruh peserta untuk memahami peran strategis yang dimiliki kaum pelajar dalam menjaga kondusivitas wilayah tempat tinggal maupun lingkungan pergaulan mereka.
Dalam pemaparannya, Ipda Yopy Ongky menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukanlah tanggung jawab kepolisian semata, melainkan kewajiban dan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk para mahasiswa. Ia menjelaskan berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul di masyarakat, mulai dari perselisihan sosial, penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Ia juga mengingatkan para kader GMKI untuk selalu menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman budaya, agama, dan suku bangsa yang ada di wilayah Maluku Tenggara. Menurutnya, persatuan adalah kekuatan utama masyarakat Kei, Tual, dan Malra, yang harus dijaga sekuat tenaga agar tidak mudah dipecah belah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ingin menciptakan konflik atau keributan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Mahasiswa adalah agen perubahan dan garda terdepan masyarakat. Kalian memiliki pemikiran yang kritis, berwawasan luas, dan dijadikan contoh oleh masyarakat sekitar. Maka dari itu, jadilah agen perdamaian, jadilah penyejuk, dan jadilah mitra setia kami di kepolisian. Jika kalian melihat atau mengetahui hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada kami agar bisa ditangani bersama dengan cepat dan tepat,” pesan Ipda Yopy Ongky dengan tegas namun hangat.
Penyampaian materi berlangsung sangat interaktif dan hidup. Banyak peserta yang berani mengajukan pertanyaan, berdiskusi, maupun menyampaikan aspirasi yang mereka rasakan selama ini. Mulai dari masalah pengawasan di lingkungan desa, hingga peran pemuda dalam kegiatan adat dan keagamaan, semuanya dijawab secara rinci, terbuka, dan memberikan solusi nyata, sehingga menciptakan suasana akrab yang jauh dari kesan formalitas belaka.
Seluruh peserta kegiatan tampak sangat antusias dan memperhatikan setiap penjelasan yang disampaikan. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru yang sangat bermanfaat, terutama terkait hukum, hak dan kewajiban warga negara, serta cara berkomunikasi yang baik dengan aparat keamanan. Materi ini pun diakui sangat relevan dan akan menjadi bekal berharga bagi para kader dalam berorganisasi maupun berinteraksi sehari-hari di tengah masyarakat luas.
Kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader ini akhirnya ditutup dengan doa bersama dan sesi foto penuh keakraban antara jajaran kepolisian dengan pengurus serta seluruh anggota GMKI Cabang Tual – Malra. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kedekatan antara aparat dan masyarakat, khususnya kaum muda, adalah kunci utama terciptanya wilayah Kecamatan Kei Kecil Barat yang aman, damai, tertib, dan sejahtera, serta siap menghadapi tantangan masa depan bersama-sama.(Erick)













































































