BacaritaMaluku.com, Bali; Debat calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Ballroom Hotel Semusaka, Nusa Dua, Bali, Jumat (23/5/2026), menjadi arena adu gagasan terkait arah masa depan pengusaha muda Indonesia di tengah tantangan ekonomi dan perubahan lanskap bisnis nasional.
Dalam debat tersebut, calon Ketua Umum HIPMI nomor urut 1, Reynaldo, menyoroti berbagai persoalan konkret yang saat ini dihadapi pelaku usaha muda di daerah. Ia menegaskan HIPMI harus hadir sebagai organisasi yang mampu menjawab kebutuhan riil pengusaha muda, bukan sekadar menjadi ruang kompetisi gagasan.
Menurut Reynaldo, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, teknologi, hingga bisnis hijau saat ini menghadapi tekanan yang membutuhkan perhatian serius organisasi.
“Di balik tema besar debat ini, ada perjuangan nyata para pengusaha muda yang setiap hari berusaha menjaga bisnisnya tetap hidup. Ada yang khawatir tingkat okupansi menurun, ada yang harus memastikan gaji karyawan dan biaya operasional tetap terpenuhi,” ujar Reynaldo di hadapan peserta debat.
Ia juga menilai proses digitalisasi usaha harus diarahkan untuk memperkuat UMKM dan pengusaha muda, sehingga transformasi teknologi benar-benar memberikan dampak positif bagi dunia usaha.
“Debat malam ini harus mampu menjawab bagaimana organisasi ini dapat membuat langkah pengusaha muda menjadi lebih ringan dan masa depan usaha mereka lebih pasti,” katanya.
Reynaldo turut menegaskan komitmennya menjadikan HIPMI sebagai rumah besar pengusaha muda yang kuat, kolaboratif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih kompetitif.
Sementara itu, agenda nasional HIPMI di Bali turut dihadiri Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Maluku yang dipimpin langsung Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Muhammad Reza Mony bersama jajaran pengurus inti dan sejumlah Ketua Umum BPC HIPMI kabupaten/kota se-Maluku.
Kehadiran BPD HIPMI Maluku dinilai sebagai bentuk komitmen organisasi daerah dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus mengawal dinamika nasional HIPMI menjelang Musyawarah Nasional (Munas).
Selain mengikuti forum debat calon ketua umum, BPD HIPMI Maluku juga aktif dalam agenda internal organisasi melalui forum Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) tingkat nasional.
Dalam agenda tersebut, Ketua Bidang I Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) BPD HIPMI Maluku, Gadri R. Attamimi, diutus mengikuti pembahasan strategis terkait konsolidasi organisasi, sinkronisasi program, hingga kesiapan administrasi menuju Munas HIPMI.
Rakorbid menjadi forum penting bagi seluruh BPD untuk menyampaikan progres kerja, laporan administrasi, serta capaian program organisasi sebagai bagian dari mekanisme evaluasi dan verifikasi di tingkat nasional.
Forum tersebut juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antarwilayah dan memastikan kesiapan struktur organisasi daerah menghadapi Munas HIPMI yang akan menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Melalui keterlibatan aktif dalam debat nasional maupun Rakorbid, BPD HIPMI Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam penguatan organisasi sekaligus memperjuangkan kepentingan pengusaha muda daerah di forum nasional.***


















































































