BacaritaMaluku.com–Ambon ; Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Wisuda Angkatan I Universitas Muhammadiyah Maluku yang digelar di LLDikti Wilayah XII, Karang Panjang, Kamis (30/4/2026).
Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa Maluku memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaannya.
“Maluku adalah daerah yang dianugerahi Tuhan dengan kekayaan alam yang luar biasa. Kita kaya akan sumber daya, namun dalam kenyataannya kita masih menghadapi berbagai keterbatasan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Maluku bersama para kepala daerah memiliki visi yang sama untuk mengelola potensi daerah secara bertanggung jawab dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami memiliki tekad yang kuat bahwa sumber daya yang kita miliki harus dikelola secara bertanggung jawab, terencana, dan berkelanjutan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat Maluku,” tambahnya.
Lewerissa juga menyoroti tingginya disparitas harga komoditas di Maluku yang dipicu oleh panjangnya rantai distribusi serta ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
“Salah satu persoalan besar yang kita hadapi adalah tingginya disparitas harga komoditas karena rantai pasok yang panjang dan ketergantungan terhadap distribusi dari luar Maluku,” katanya.
Sebagai langkah strategis, Pemerintah Provinsi Maluku tengah merancang pembangunan Maluku Integrated Port yang diproyeksikan menjadi pusat logistik utama di kawasan timur Indonesia.
“Maluku Integrated Port ini adalah mimpi besar kita. Ke depan, pelabuhan ini akan menjadi hub logistik bagi Indonesia Timur hingga Pasifik Barat Daya,” jelasnya.
Menurutnya, kawasan tersebut akan berkembang menjadi ekosistem ekonomi terintegrasi yang mencakup kawasan ekonomi khusus, pelabuhan logistik, pelabuhan perikanan, terminal LNG, hingga pusat pergudangan.
Ia juga optimistis bahwa proyek strategis seperti pengembangan Blok Abadi dan hilirisasi komoditas unggulan akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku ke depan.
“Kami berharap seluruh program ini dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Maluku,” ungkapnya.
Kepada para wisudawan, Lewerissa berpesan agar tetap optimistis dan tidak mudah menyerah menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
“Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang sesungguhnya,” pesannya.
Ia pun mengajak para lulusan untuk kembali dan berkontribusi membangun daerah.
“Kepada Maluku, kalian harus kembali dan berkarya. Bangun daerah ini dengan ilmu, semangat, dan integritas yang kalian miliki,” tutupnya.
Sebagai informasi, jumlah wisudawan pada Wisuda Angkatan I Universitas Muhammadiyah Maluku sebanyak 49 orang, berdasarkan SK Nomor 047/KEP/I.3.AU/E/2026. Dari jumlah tersebut, delapan orang ditetapkan sebagai wisudawan terbaik melalui SK Nomor 048/KEP/I.3.AU/E/2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, perwakilan Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan DPRD, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.***










































































