BacaritaMaluku. Com–Ambon; Fungsionaris KNPI Maluku, Hortikultura Johanes Tahya, mengecam keras aksi pengeroyokan brutal yang terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Ambon, yang mengakibatkan seorang tahanan meninggal dunia.selasa 28/04/2026
Korban diketahui merupakan tahanan yang diduga terlibat dalam kasus pemerkosaan. Ia meninggal dunia setelah dikeroyok oleh sesama tahanan di dalam rutan.
Johanes Tahya menyayangkan lemahnya sistem pengamanan di Rutan Polres Ambon, yang dinilai telah membuka ruang terjadinya tindak kekerasan hingga merenggut nyawa salah satu tahanan.
“Pengamanan di dalam rutan sangat lemah. Padahal fasilitas seperti CCTV sudah tersedia di setiap kamar tahanan, sehingga seharusnya pergerakan para tahanan bisa dipantau dengan baik oleh petugas,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa petugas jaga yang bertugas saat kejadian harus diperiksa secara serius dan diberikan sanksi tegas apabila terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, Johanes juga meminta agar para pelaku pengeroyokan diproses hukum secara adil dan dijatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya.
Dirinya berharap agar pihak kepolisian segera meningkatkan sistem keamanan di dalam rutan guna menjamin keselamatan, kenyamanan, serta menjaga ketertiban di antara para warga binaan.***











































































