BacaritaMaluku.com–Langgur; Kabupaten Maluku Tenggara – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara akan berlangsung secara istimewa. Dinas Pendidikan menggelar Festival dan Pameran pendidikan yang berlangsung selama tiga hari, yakni 27 hingga 29 April 2026 di Lapangan Upacara Dinas Pendidikan dengan konsep yang memadukan kearifan budaya lokal dan gaya hidup masa kini.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Hardiknas 2026 Relly Rahangmetan, SPd.SD disaat meninjau lokasi persiapan Festival. Menurutnya, Kegiatan ini disusun sedemikian rupa agar menjadi wadah pembelajaran yang menyenangkan, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda.
Rahangmetan juga menyampaikan bahwa Ratusan peserta dari jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP dipastikan akan ambil bagian dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Selain itu, 11 kecamatan di Maluku Tenggara juga turut berpartisipasi aktif dengan menampilkan berbagai inovasi pendidikan yang menjadi keunggulan di masing-masing kecamatan.
“Beragam lomba dan pertunjukan menarik disiapkan untuk memeriahkan acara, mulai dari penampilan seni tradisional seperti tarian daerah, permainan musik tifa, gong, dan suling, hingga kegiatan kekinian seperti TikTok dance, menyanyi solo, lomba karaoke, dan pertunjukan drama pendek yang menjadi daya tarik tersendiri”.tuturnya
Lanjut, Rangkaian acara dimulai dengan masa pendaftaran peserta yang berlangsung sejak 15 hingga 23 April 2026, kemudian dilanjutkan dengan persiapan dan penataan lokasi kegiatan pada 25–26 April.
“Pembukaan resmi festival dan pameran dilakukan pada 27 April pukul 09.00 WIT, di mana pada hari yang sama kegiatan akan berlangsung hingga malam hari”. Lanjutnya
Lebih lanjut, Untuk hari kedua dan ketiga, yaitu 28 dan 29 April, kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi waktu, yaitu pukul 09.00–21.00 WIT dan pukul 16.00–21.00 WIT, sebelum akhirnya ditutup secara resmi pada 29 April pukul 18.00 WIT.
Untuk Festival ini Mengusung tema lokal “Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti Bagi Ibu Pertiwi”.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat dikemas dalam bentuk hiburan dan pertunjukan yang menyenangkan, sekaligus menjadi tempat bagi anak-anak untuk menampilkan bakat dan potensi diri mereka”.tambahnya
Perlu di ketahui Untuk Festival ini Mengusung tema lokal “Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti Bagi Ibu Pertiwi”. Bebernya
Terakhir, Dengan segala keunikan dan kemeriahan yang ditawarkan, Festival Hardiknas 2026 diproyeksikan menjadi salah satu acara yang paling dinanti dan akan dikunjungi ribuan pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat. Tutup Rahangmetan. (Erick)














































































