BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan sarana pendidikan di wilayah kepulauan kembali di buktikan. SMAN 13 (Smantiles) Buru yang berlokasi di jalan lintas Buru, Desa Hatawano Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, resmi di mulai pembangunan 2 (dua) Ruang Kelas Baru (RKB) melalui Program Revitalisasi Sekolah Menengah Atas Tahun Anggaran 2026.
Peletakan batu pertama yang digelar di lokasi pembangunan pada Kamis 20 Agustus 2026 berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Hasil pantauan jurnalist media ini, berdasarkan papan informasi proyek. Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen, Direktorat SMA, pembangunan ini bersumber dari APBN Tahun anggaran 2026 dengan nilai Pekerjaan Rp 680.307.464, 36. Masa pelaksanaan pekerjaan di tetapkan selama 120 hari kalender.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mewakili Kacabdin Dikmensus Kabupaten Buru Rahman Ali S.Pd yakni Kasie SMA,SMK dan SLB Djunaid Nakul S.Pd, beserta dua staf pegawai Dinas Cabang, Kades Hatawano, Tokoh Agama(Bpa Imam/Khatib) Tim Konsultan dan Pengawas Proyek, Kepsek SMANTILES Warda Ipa S.Ag. M.Pd, tenaga pendidik dan pendidik.
Dalam pantauan di lapangan, prosesi peletakan batu pertama di lakukan secara bergantian oleh Kasie SMA, SMK,dan SLB Djunaid Nakul, dan Kepsek SMAN 13 Buru Warda Ipa S.Ag. M.Pd, serta Kepala Desa dan Tokoh agama. Seluruh pihak yang terlibat mengenakan helm dan rompi keselamatan kerja (K3) sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar konstruksi.

Serah terima helm proyek dari Kepsek kepada perwakilan Dinas Cabang dan tokoh agama menjadi simbol senergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah dan masyarakat desa dalam mengawal program strategis nasional ini.
Pembangunan 2 RKB ini diharapkan mampu menjawab persoalan keterbatasan ruang yang selama ini di hadapi SMAN 13 Buru, dengan bertambahnya fasilitas, proses belajar mengajar akan lebih optimal, nyaman dan mampu meningkatkan mutu serta daya tampung siswa di wilayah Kecamatan Waplau ini.

Pihak sekolah dan masyarakat Desa Hatawano yang di temui, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian yang di berikan melalui program revitalisasi ini. Mereka berkomitmen untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan pembangunan agar tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran. Kamis (20/08/2026).(BK)


















































































