BacaritaMaluku.com-NAMLEA;Insiden keributan yang melibatkan sejumlah pelajar di depan SMAN 2 Buru pada Rabu (19/08) sekitar pukul 14.30 WIT. Setelah kegiatan belajar mengajar berakhir.Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi.
Pihak sekolah langsung mengambil alih atau langkah tegas menyikapi kejadian tersebut. Penanganan di lakukan sebagai bentuk tanggungjawab sekolah dalam menjaga kedisiplinan, keamanan dan nama baik lingkungan pendidikan.
Tidak hanya penanganan internal, pihak sekolah juga telah memanggil orang tua siswa atau wali siswa untuk hadir ke sekolah.Pertemuan di lakukan bersama Kepala sekolah, guru bidang kesiswaan, dan pihak terkait guna membahas kejadian sekaligus menentukan langkah pembinaan terhadap siswa yang terlibat.
Kepala SMAN 2 Buru Sehan Hi Yahya S.Pd.MPd bersama jajaran sekolah telah menggelar pertemuan dengan sejumlah orangtua atau wali siswa yang anaknya di duga terlibat dalam keributan tersebut.
“Dalam rapat tadi, saya berikan sanksi skorsing bagi siswa yang terlibat di hadapan orang tua mereka, jika terulang maka akan di mutasikan atau di kembalikan ke orang tua masing-masing.” kata Sehan dengan nada tegasnya kepada wartawan.
Pihak sekolah juga membuka kemungkinan untuk memanggil orang tua atau wali siswa lainnya yang belum mendapatkan informasi terkait keterlibatan anak mereka dalam kejadian tersebut. Langkah ini di lakukan agar setiap persoalan dapat di tangani secara terbuka bersama orang tua dan pihak sekolah.
Sekolah, menegaskan bahwa tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban tidak akan di biarkan. Sanksi tegas akan di berikan kepada siswa yang terbukti terlibat, dengan tetap mengedepankan pembinaan dan ketentuan yang berlaku di sekolah.
Langkah cepat SMAN 2 Buru ini sekaligus menjadi upaya menjaga lingkungan sekolah tetap aman, tertib dan kondusif serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.” tutupnya. Kamis (20/08/2026).(BK)


















































































