BacaritaMaluku. Com–NAMLEA: Dalam mendukung ketahanan pangan Nasional, Lapas Kelas lll Namlea,Kantor Wilayah(Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen pas) Maluku, Memanen ratusan sayur sawit yang siap di konsumsi. Sabtu(9/8/2025).
” kontribusi inilah yang menunjukkan upaya ketahanan pangan melalui program Asta Cita yang di canangkan Presiden Prabowo dan 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.”

Kepala Lapas Namlea, M. M. Marasabesy, Kepala Sub seksi Pembinaan Mustafa La Abidin dan kelompok tani lapas di Lahan Sarana, Asimilasi Edukasi(SAE) tersebut mereka menyumbangkan 200 ikat sayur sawit dari hasil Panen.
Selanjutnya, Menurut Kepala Lapas Namlea, sawit yang merupakan hasil budidaya handmade, warga binaan itu telah menjadi bagian dari wujud ketahanan pangan di lapas Namlea, Melalui pengembangan Sarana Asimilasi Edukasi(SAE) . Terhadap warga Binaan,yang dibina, di berdayakan, dan ikut Andil mensukseskan program pemerintah.”kata dia.
“Panen yang kita lakukan ini adalah bentuk kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang di harapkan mampu mensukseskan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan atas cita cita Bapak Presiden. “Harapnya.

Pihaknya menambahkan Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) itu di kembangkan oleh Lapas Namlea dengan memanfaatkan potensi luas lahan sebagai penunjang program pembinaan kemandirian warga binaan. ” Ujarnya.
“Alhamdulillah, luas lahan yang di miliki adalah anugerah yang kita manfaatkan selama ini dengan membudidayakan hasil pertanian seperti sayur sawit dengan luas 984 m² yang sangat produktif.”
Kepala Subseksi Pembinaan Mustafa La Abidin menegaskan dari hasil panen sawit itu warga binaan tersebut selain memberi pengalaman juga mendapatkan hak premi dan apresiasi kerja keras mereka, “tegasnya.
” Setiap warga binaan berhak mendapatkan Premi atas kerja kerasnya yang tercantum dalam UU Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022, dengan demikian setiap hasil panen di berikan ke Lapas sebesar 70 persen, dan 30 persen Premi mereka, “Pungkasnya.(BK)


















































































