BacaritaMaluku.com-NAMLEA;Sebagai langkah preventif terhadap penyakit tidak menular,SMA Negeri 8 Buru bekerja sama dengan puskesmas Waplau sukses menggelar acara sosialisasi dan pengecekan gula darah massal pada hari Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.00 ‐ 0930 WIT pagi di aula sekolah ini di hadiri oleh seluruh siswa, guru dan staf sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah atas pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat Sejak usia remaja.

Kepala SMAN 8 Buru Sairudin Labiru S.Pd.MPd, melalui keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kesehatan adalah aset utama dalam belajar kami berharap melalui kegiatan ini, semua siswa tidak hanya tahu bahaya penyakit diabetes tetapi juga menerapkan pola makan bergizi dan rutin berolahraga.”ungkapnya.

selanjutnya,acara ini di awali dengan sosialisasi edukatif mengenai bahaya Diabetes dan cara pencegahan dengan pemateri Asia Launuru(P)dan Acang Ipa(L).Asia Launuru dalam paparanya mengatakan pentingnya membatasi konsumsi gula berlebih,menjaga berat badan ideal serta mengenali gejala awal kelelahan akibat fluktuasi gula darah.
Usia pemaparanya, kemudian di lanjutkan dengan screening atau pengecekan kesehatan berupa tes gula darah sewaktu (GDS) dan pengukuran tekanan darah.

Para siswa-siswi tampak antusias mengantre di meja pemeriksaan yang di jaga oleh petugas atau tenaga medis serta pemberian obat tambah darah.
Tanggapan,salah satu siswa kelas X 1. Satriyani Masiri, mengaku senang dengan adanya fasilitas ini. ” awalnya sedikit takut dengan jarum suntik,tapi ternyata cepat dan tidak sakit. Jadi tahu kondisi kesehatan kita sekarang.” ujar dia.
Pihak sekolah berharap kegiatan screening kesehatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.Dengan kondisi tubuh yang tercantum dengan baik dan produktifitas para tenaga pengajar dapat terus optimal.Kamis (21/5/2026).(BK)

















































































