BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Ramadhan 1447 H sebagai momentum emas untuk memperbaiki diri (hijrah) menjadi lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung pada Kami Tanggal 12 Maret 2026 ini turut melibatkan Kasie Dikmensus buru Djunaid Nakul S.pd, Kepala SMAN 9 Buru Muhamad Mansur.SE,dan Mantan Kepsek SMAN 9 Amir Buton S.Pd, dewan guru dan siswa.

Bicara tentang konsep memperbaiki diri tentu melalui peningkatan ibadah, pengendalian hawa nafsu dan evaluasi diri atau muhasabah.” Ucap Mansur.
Kepala SMAN 9 Buru M.Mansur SE, di tengah tengah sambutanya menyampaikan terima kasih dan dukungan pihak cabang dinas pendidikan yang telah memenuhi undangan sehingga pelaksanaan kegiatan sanlat(pesantren kilat) dan buka puasa bersama berjalan baik sebagaimana yang di inginkan.

Mansur menegaskan, di bulan suci ini kita di dorong untuk tinggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan rasa empati serta berserah diri kepada Allah swt,”menjadikan sarana transformasi menjadi pribadi yang jujur,sabar dan bertaqwa.”ujarnya.
Selain itu di kesempatan yang sama pula, Kepala seksi (kasie) cabang dinas pendidikan menengah dan khusus (dikmensus) kabupaten buru Djunaid Nakul S.Pd dalam amanahnya menekankan pentingnya pengendalian diri dan emosi,tingkatkan spritual ibadah, meningkagkan empati dan membangun hubungan baik dengan sesama.” Tegas dia.

“Anak-anakku sekalian di bulan penuh ampunan ini kita di tuntut untuk terus berbuat baik,emosi kita perlu di redam sehingga keutamaan dari nilai ibadah puasa ini bisa di petik hasilnya.” Terang Nakul.
Ia menambahkan kehadiran kita sebagai perwakilan dinas cabang ini merupakan bentuk dukungan moril atas kegiatan positif semacam ini guna membangun karakter generasi berguna bagi agama dan bangsa.
Dengan memanfaatkan waktu penuh berkah ini, kata Nakul tentu mengharapkan ada perubahan prilaku yang terjadi selama Ramadhan dapat berlanjut dan bertahan di bulan-bulan berikutnya.” pesanya.Kamis (12/3/2026).











































































