BacaritaMaluku.com–Kota Tual ; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tual kembali gelar kegiatan pembagian takjil Ramadhan di Desa Fiditan, sebagai rangkaian program tahunan “Dikbud Peduli Ramadhan”. Kali ini, kegiatan menyasar masyarakat Kampung Lama dan Kampung Baru Fiditan, serta personel TNI-Polri yang bertugas di lima posko pengamanan sepanjang Jalan Baldu Wahadat dan kawasan Ohoi Fiditan Jumat, 27/02/2026.
Acara yang diikuti oleh para kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Tual ini tidak hanya menjadi momen berbagi berkah bulan suci, tetapi juga sebagai upaya menyambung kembali tali silaturahmi antar warga pasca konflik yang pernah terjadi di daerah tersebut.
“Kita ingin menunjukkan bahwa pendidikan dan kebudayaan bisa menjadi jembatan untuk perdamaian. Melalui ‘Dikbud Peduli Ramadhan’, kami ingin mengembalikan rasa aman dan saling percaya yang dulu pernah ada di antara kita,” ujar Kepala Dinas Dikbud Kota Tual saat memberikan sambutan.
Dalam kesempatan itu, tim panitia juga menghadirkan berbagai makanan khas buka puasa selain takjil, sehingga suasana semakin meriah. Masyarakat dari berbagai kelompok datang berkumpul, berbagi cerita, dan bersama-sama menyambut waktu berbuka puasa. Personel TNI-Polri yang biasanya berjaga di posko juga turut bergabung dalam suasana akrab tersebut, mempererat hubungan dengan warga yang lewat atau tinggal di sekitar kawasan.
“Sekarang suasana di sini sudah sangat berbeda. Banyak orang yang berani lewat jalan utama, bahkan membawa anak-anak. Keramaian yang ada menunjukkan bahwa rasa takut sudah mulai hilang, dan kita bisa hidup berdampingan kembali,” ungkap salah satu kepala sekolah yang ikut serta.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadikan momen dimana berbagai elemen masyarakat bisa bersatu dalam satu tujuan. Personel TNI-Polri mendapatkan dukungan moral untuk terus menjaga keamanan, sementara masyarakat merasa diperhatikan dan bisa kembali bersatu dalam keharmonisan.
“Dengan kegiatan ini, kita harapkan kedua kelompok masyarakat bisa saling berbaur, bersama-sama dengan aparatur yang bertugas, hingga terwujud perdamaian sejati yang dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” pungkas salah satu anggota tim panitia. (Erick)











































































