BacaritaMaluku,com-NAMLEA; Akses jalan menuju sekolah, SMK Negeri 1 Buru di rasa sulit di lalui oleh peserta didik, guru, maupun warga, hal ini butuh keseriusan pemerintah dalam menanganinya.Kamis (18/2/2026).
Karena banyaknya lubang di genangi air saat musim hujan bahkan seringkali banjir, kubangan air yang cukup lebar dan dalam seringkali membuat para pengendara sepeda motor cemas karena rawan jatuh, siswa maupun gurunya mengalami hal yang sama.

Hal ini di sampaikan salah satu warga yang tidak ingin di sebutkan namanya yang di konfirmasi jurnalist media bacaritamaluku.com, Ia mengemukakan selain warga, guru dan siswa sering kesulitan berangkat ke sekolah karena jalan rusak parah, terlebih di landa hujan,banyak pula terhambat aktivitas mereka.
“Bukan saja itu, bahkan di musim kemarau saja jalan yang tadinya basah menjadi kering dan berlubang itu menjadi bebatuan dan seringkali debu naik jika angin menghampiri,” kata dia kepada media ini.

Olehnya itu, infrastruktur jalan itu kiranya pemerintah setempat melalui dinas terkait, mohon kiranya perlu keseriusan dalam menanganinya,” kasiang anak-anak kalau mau ke sekolah seringakali terlambat,” pintanya.
Pihaknya menambahkan bahwa jalan sekitar 1000 meter ke sekolah ini di lalui dengan kecemasan, penuh kubangan air dalam,tepian jalan licin dan munculnya bebatuan sehingga membuat para siswa sering jatuh dan kotor jika ke sekolah. “Ungkapnya.

Ia menilai, kerusakan infrastruktur jalan ini berdampak serius pada pendidikan termasuk turunya kehadiran siswa mencapai 20-30 % saat musim hujan serta resiko keselamatan pula.
“Kondisi seperti ini memaksa pelajar menempuh jalur lain, berlubang dan berbahaya yang tidak jarang berdampak pada malas sekolah atau hingga putus sekolah bahkan penurunan tingkat kehadiran mereka di sekolah, “tegasnya. (BK)













































































