BacaritaMaluku.com, Langgur, Kab. Malra – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada hari Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan peserta ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai standar, dengan pemahaman yang sama di seluruh elemen pendidikan di wilayahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh berbagai pihak kunci yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di tingkat satuan pendidikan.
Peserta utama yang hadir adalah Kepala Sekolah dan Operator Sekolah dari seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara, yang menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan TKA di lapangan. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Pengawas Sekolah yang bertugas memantau dan mengawasi proses pelaksanaan ujian, serta Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara yang turut bertanggung jawab dalam perencanaan dan koordinasi kegiatan pendidikan di daerah.
Untuk menyampaikan materi dengan komprehensif, pihak penyelenggara mengundang Herman Leftungun sebagai narasumber utama. Narasumber yang berpengalaman ini menyampaikan materi secara mendalam terkait kebijakan dasar yang menjadi landasan pelaksanaan TKA, serta teknis operasional yang harus diperhatikan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penanganan hasil ujian. Materi yang disampaikan mencakup panduan penggunaan sistem informasi yang digunakan dalam TKA, prosedur pengelolaan soal dan hasil ujian, serta langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan keamanan dan objektivitas proses ujian.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Bin Raudha Hanoeboen, SE., ME, menyampaikan bahwa sosialisasi Tes Kemampuan Akademik ini memiliki tujuan utama untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh peserta terkait mekanisme dan pelaksanaan TKA di setiap satuan pendidikan.
Menurutnya, pemahaman yang sama dan benar dari semua pihak akan menjadi pondasi kuat untuk keberhasilan pelaksanaan ujian yang akan datang.
“Kita menyadari bahwa Tes Kemampuan Akademik bukan hanya sebuah kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan instrumen penting untuk mengukur kualitas pendidikan dan kompetensi peserta didik di Kabupaten Maluku Tenggara,” ujar Bin Raudha Hanoeboen dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Hanoeboen menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik tidak dapat dicapai sendirian.
“Keberhasilan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan ataupun operator sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif orang tua dalam mendampingi peserta didik,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam memastikan bahwa peserta didik siap secara akademik dan psikologis menghadapi ujian. Dukungan yang diberikan oleh orang tua, seperti memberikan waktu belajar yang cukup, memastikan kondisi kesehatan anak, serta memberikan semangat dan motivasi, akan sangat membantu peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam TKA.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di Kabupaten Maluku Tenggara dapat berjalan dengan lancar, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Selain itu, pelaksanaan TKA yang baik juga diharapkan dapat memberikan data yang akurat dan representatif tentang kondisi pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara. Data tersebut akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran, mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu diperbaiki, serta mengembangkan program-program pembinaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kabupaten.
Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara semua komponen pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara. Mulai dari Dinas Pendidikan sebagai pembuat kebijakan, pengawas sekolah sebagai pemantau, kepala sekolah sebagai pengelola satuan pendidikan, operator sekolah sebagai pelaksana teknis, hingga orang tua sebagai pendukung utama peserta didik – semua pihak diharapkan dapat bekerja sama secara terpadu untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.
Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap persiapan pelaksanaan TKA di berbagai sekolah, serta memberikan bantuan dan solusi bagi permasalahan yang mungkin muncul selama tahap persiapan. Dengan langkah-langkah yang matang dan kolaborasi yang kuat dari semua pihak, diharapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik tahun ini akan menjadi yang terbaik dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara. ( Erick ).









































































