BacaritaMaluku.com-NAMLEA;Keterbatasan fasilitas belum mampu memadamkan semangat belajar di SMAN 13 Buru. Di tengah kondisi ruang belajar yang hingga kini belum memadai, sekolah yang berada di Desa Hatawano, kecamatan Waplau tetap menggelar MPLS Tahun Ajaran 2026-2027.
Kegiatan pembukaan tersebut berlangsung pada Senin (13/7) kemarin, sebanyak 30 peserta didik baru mengikuti MPLS bertemakan ” Bergerak Bersama Kenali Potensi Menuju Generasi Emas yang di buka langsung oleh Kepala SMAN 13 Buru Warda Ipa S.Ag. MPd.

Pada hari pertama MPLS, Warda, juga turun langsung memberikan materi Wawasan Wiyata Mandala kepada seluruh peserta disik baru. Selain itu, ia membekali siswa dengan materi yakni, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai upaya menanamkan karakter, disiplin, tanggungjawab, mandiri, serta budaya hidup positif sejak dini.

Dan kemudian, di rangkaikan dengan pelaksanaan GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah)sebagai bentuk penguatan peran keluarga dalam mendukung pendidikan sejak hari pertama masuk sekolah.

Di balik semangat menyambut siswa baru, kata, Warda Ipa, sekolah masih di hadapkan pada keterbatasan ruang belajar yang belum memberikan kenyamanan bagi proses belajar mengajar. Kondisi ini di harapkan segera mendapat perhatian pemerintah agar peserta didik dapat belajar dengan fasilitas yang lebih layak.” harapnya.

Meski demikian, keterbatasan tidak menyurutkan tekad guru dan siswa. Dengan semangat kebersamaan, SMAN 13 Buru tetap berkomitmen membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas. ” imbuhnya.Selasa ( 14/07/2026). (BK)


















































































