BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah di SMAN 3 Buru berlangsung khidmat. Acara yang di pandu oleh Chelsea Assifa Asdar (Xl F2) ini dihadiri Kepala sekolah Anton Lahari S.Pd. M.Pd, dewan guru dan seluruh siswa pada Jumat 28 Agustus 2026.
Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh Muhamad Saiful siswa kelas Xll dan sari tilawah oleh Jihan Safira Fatsey kelas Xl F3. Dan dilanjutkan sambutan Kepala sekolah SMAN 3 Buru.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 3 Buru Anton Lahari S.Pd.MPd menyampaikan rasa syukur karena sekolah dapat turut memperingati Nabi. Menurutnya, peringatan Maulid bukan hanya tradisi di sekolah, tetapi juga hidup di tengah masyarakat mulai dari tingkat RT, RW hingga Nasional.
” Alhamdulillah pada hari ini SMAN 3 Buru melaksanakan salah satu kegiatan keagamaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru dan panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Ujar Anton.

Puncak acara diisi dengan tausiyah hikmah Maulid oleh Ustad Asis Awad, dalam ceramah singkatnya, Ustad mengingatkan hakikat cinta kepada Rasulullah SAW yang harus di buktikan dengan amal bukan sekedar ucapan.
Ia mengutip hadist kerinduan Rasulullah kepada saudara-saudaranya di akhir zaman. Ketika sahabat bertanya, Rasulullah menjawab, “Antum ashabi, kalian sahabatku sedangkan saudara-saudaraku adalah mereka yang tidak pernah pertemu denganku tetapi mencintaiku dan meneladaniku.”

Kemudian ustad Asis menjelaskan, Kelak Rasulullah akan mengenali umatnya melalui cahaya wudhu, seperti tanda putih pada dahi seekor kuda di antara ratusan kuda hitam. Di tengah krisis yang di hadapi bangsa dan agama saat ini, cinta kepada Nabi harus di wujudkan mulai dari diri sendiri, yakni dengan menjaga shalat dan memperbaiki prilaku terhadap orang tua dan guru, “jelasnya.
Usai tausiyah, Momen paling menyentuh hadir saat sesi seni religi adalah pembacaan puisi oleh Jatra Revaldo Kenzo siswi kelas Xl F2 dengan judul “Cahaya Sang Nabi.”
Berikut isi puisi lengkap:
-Di malam penuh keberkahan,
-Kami berkumpul dalam kerinduan,
-Menyebut namamu dengan kemuliaan,
-Wahai Nabi pembawa keselamatan.
-Muhammad, insan pilihan Tuhan,
-Akhlakmu indah menjadi teladan,
-Lembut tuturmu, mulia perbuatan,
-Menuntun umat menuju jalan kebaikan.
-Dari gelap zaman jahiliyah,
-Engaku hadir membawa cahaya,
-Mengajarkan cinta, sabar, dan taqwa,
-Membimbing hati mengenal sang pencipta.
-Wahai rasul yang kami cintai,
-Walau tak pernah melihat wajahnu sendiri,
-Namamu selalu hidup di dalam hati,
-Shalawat dan salam kami lantunkan sepenuh hati. “seluruh peserta Maulid bertepuk tangan.
Setelah puisi, acara dilanjutkan dengan persembahan lagu Sholawat Nabi oleh Fitri kelas Xl F3 dengan suara indahnya.Dan di tutup dengan foto bersama Kepala sekolah, ustad dan seluruh peserta yang ada.” tutupnya. Jumat (28/08/2026).(BK)


















































































