BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Setelah melewati masa libur puasa Ramadhan 1447 H. Kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut kembali berlangsung baik pada Senin (23/2).
Dengan semangat kebersamaan dan semangat baru pasca libur puasa para guru siap kembali menjalankan peran pentingnya dalam mendampingi dan menginspirasi para pendidiknya.

Hal ini di buktikan dengan adanya aktivitas guru saat berada di ruang ruang kelas mengajarnya sesuai jadwal tugas yang di tentukan oleh ŵakasek kurikulum selama bulan puasa Ramadhan 1447 H.
Pantauan media bacaritaMaluku.com kegiatan di hari kedua setelah libur puasa beberapa waktu lalu,SMA Negeri 12 Buru di bawah kepemimpinan Amir Fesenrei menjelaskan proses pembelajaran harus aktif sebagaimana mestinya meskipun hadapi suasana puasa.

“Bulan puasa beda dengan bulan lainya ,maka kita tetap wajib dan prioritaskan kebutuhan akan ilmu pendidikan kepada para pendidik,” ujarnya.
Kepala SMAN 12 Buru Amir Fesenrei Spd.Mpd, melalui via whatsApnya menekankan pentingnya asupan ilmu pendidikan terhadap siswa di nomor satukan meskipun puasa dapat mempengaruhi kondisi fisik dan lainya.”ungkap Fesenrei.
Di kesempatan yang sama,Wakasek Kurikulum Ibrahim La Edi Spd yang di konfirmasi media ini mengatakan, proses pembelajaran di bulan puasa memberikan tantangan tersendiri terhadap konsentrasi prestasi belajar

Namun demkian, jika di kondisikan dengan baik,maka belajar di bulan puasa dapat menjadi momentum untuk meningkatkan daya juang serta disiplin pada siswa.
“Alhamdulilah meskipun jumlah siswa kita sedikit jika di bandingkan dengan sekolah lain, semangat untuk belajar tetap stabil.”
Selain itu,Ibrahim menambahkan pentingnya, menjaga kesinambungan belajar sambil meningkatkan iman dan karakter peserta didik selama ramadhan, “pungkasnya.Selasa (24/2/2026).(BK)


















































































