Ambon, Bacaritamaluku.com– Ketua Harian Depidar SOKSI Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu, menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy.
Menurut Pattimahu, penunjukan Umar A. Lessy oleh DPP Partai Golkar merupakan langkah tepat untuk membawa arah kepemimpinan yang solid di Maluku, yang dikenal dengan sebutan Tanah Para Raja (Al-Mulk).
Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan yang diambil oleh PLT dalam Rapat Pleno, termasuk revitalisasi kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, sudah sesuai mekanisme dan merupakan hasil keputusan bersama, bukan kehendak pribadi PLT.
“Revitalisasi kepengurusan, termasuk pengusulan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Provinsi Maluku kepada Saudara Ridwan Rahman Marassabessy, adalah hasil keputusan Pleno.”
“Terkait pengunduran diri Saudara Abner James Timisela, kami menghormati keputusannya. Memang diperlukan jiwa besar dalam menghadapi dinamika politik,” ungkap Pattimahu.
Pattimahu juga menyinggung isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digulirkan oleh Abner James Timisela. Menurutnya, wacana tersebut tidak berdasar dan hanya bersifat provokatif.
Ia mengingatkan bahwa AJT telah diberhentikan dari seluruh penugasan partai selama lima tahun berdasarkan keputusan Dewan Etik DPP Partai Golkar.
“Sejak awal bergabung pada 2020 dan menjabat sebagai Sekretaris, keberadaan AJT telah menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kader dan simpatisan. Bahkan, pada masa kepemimpinannya, beberapa prosedur partai dilanggar, seperti revitalisasi pengurus yang tidak melalui mekanisme Pleno sesuai juklak,” jelasnya.
Berdasarkan catatan tersebut, Depidar SOKSI Maluku berencana mengusulkan kepada DPP Partai Golkar untuk memberhentikan dan mencabut hak keanggotaan AJT.***

















































































