BacaritaMaluku.com–SBB; Aparat gabungan Polres Seram Bagian Barat dan Polsek Huamual melakukan patroli serta pemantauan keamanan di kawasan tambang sinabar Gunung Hatu Tembaga, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin, 24 Agustus 2026.
Patroli tersebut melibatkan 17 personel Polres SBB yang dipimpin Kasat Sabhara Polres SBB IPTU Ronny Parihala. Kegiatan difokuskan pada sejumlah titik aktivitas pertambangan, termasuk kawasan Luhuo, Dusun Hulung, Desa Iha, serta Batu Putia, Desa Luhu.
Di kawasan Batu Putia, Kapolsek Huamual IPTU L. Soplanit, S.H., bersama IPTU Ronny Parihala menyampaikan sejumlah imbauan kepada para penambang.
Soplanit meminta para penambang mematuhi ketentuan pemerintah dan menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas penambangan sampai terdapat instruksi resmi lebih lanjut mengenai pembukaan kembali kegiatan tersebut.
“Kami meminta kepada para penambang untuk menaati aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Untuk sementara kegiatan para penambang dihentikan sampai ada instruksi lebih lanjut,” demikian penegasan Kapolsek dalam arahannya.
Polisi juga mengingatkan para penambang agar tidak mengonsumsi minuman keras di kawasan pertambangan. Menurut kepolisian, konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan konflik di lokasi tambang.
Selain itu, para penambang diminta tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi persoalan. Setiap gangguan keamanan diminta segera dilaporkan kepada aparat agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum.
Imbauan serupa kembali disampaikan ketika aparat berada di kawasan Luhuo, Dusun Hulung, Desa Iha.
Dalam kesempatan tersebut, polisi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menghindari minuman keras serta mencegah peredaran narkotika dan zat berbahaya lainnya di kawasan pertambangan.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kawasan hutan di sekitar lokasi tambang, terutama di tengah meningkatnya potensi kebakaran hutan.
Terkait status operasional tambang, Kapolsek kembali meminta para penambang menahan diri. Polisi menyatakan belum menerima informasi resmi mengenai pembukaan kembali aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
“Kami meminta para penambang untuk menahan diri terkait kapan dibukanya kembali lokasi penambangan,” ujar Soplanit dalam arahannya.
Patroli gabungan berakhir sekitar pukul 16.45 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan tambang Gunung Hatu Tembaga dilaporkan aman dan terkendali.***


















































































