BacaritaMaluku.com–NAMLEA; Kepala SMK Negeri 3 Buru Sani Ani Kolengsusu Spd, dalam arahannya mengingatkan agar peserta ujian tersebut wajib menjaga kondisi mereka agar tetap fit (sehat). Kamis (16/4/2026).
Hal tersebut di sampaikan di sela-sela pembukaan saat memasuki perdana ujian sekolah pada Senin tanggal 13 April kemarin. Ini adalah ajakan agar mereka tetap stabil dan memiliki stamina.

” Anak-anak didikku jagalah kesehatan kalian mengingat ujian sekolah masih tetap berlanjut.” Ajak, Pak Koleng, biasa panggilan kerabatnya.
Kepala Sekolah yang di kenal humoris ini, menyampaikan arahan bukan kepada siswa saja namun guru dan guru pengawas silang untuk di junjung profesionalisme dalam mengawasi ujian yang akan berlangsung selama Tujuh hari itu.
Tetap pada prinsip profesional guru yang berkeadilan memberikan rasa nyaman, sehingga rasa itu bisa di rasakan siswa menjadi tenang dan mampu menyelesaikan soal dengan mudah dan baik.

Sehingga demikian tujuan pelaksanaan US(ujian sekolah) pada tahun ajaran 2025-2026 dapat menjadikan instrumen utama yang menentukan kelulusan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga(3) tahun.
Dan kemudian, hasil ujian sekolah akan menjadi cermin bagi Pemerintah Provinsi Maluku untuk memetakan mutu pendidikan yang berstandar Nasional.” Jelas Kolengsusu.
Selain itu, di hadapan para siswa dan guru, kepala sekolah tersebut membuka kertas ujian yang masih terbungkus segelnya pertanda bahwa sampul ujian masih utuh.
Sementara itu, Ia menyebutkan sebanyak 87 siswa yang mengikuti ujian sekolah, banyaknya peserta tersebut di bagi dalam lima (5) ruangan masing-masing sebanyak sekitar 14 orang yang di awasi oleh guru pengawas silang murni asal SMAN 10 Buru di setiap ruang/kelas yang penuhi tiap kelas ujian dua orang guru.

“Ada 10 orang pengawas yang berasal dari guru SMA Negeri 10 Buru, jujur mereka bekerja dengan baik dan profesionalisme.” Ucap Kepala sekolah dengan nada pujian.”
Pihaknya menambahkan, sebelum puncak ujian di selenggarakan, penyematan kartu pengenal pun kepada perwakilan siswa di kenakan,dan untuk sistem atau cara dengan menggunakan Kertas dan tulis(ofline) sebagai bahan ujian sekolah.
Ujian ini menjadi tahap akhir evaluasi pembelajaran selama tiga tahun, semoga di laksanakan dengan tertib dan serius guna di buktikan siswa menuju ke jenjang pendidikan tinggi,dan tenaga siap pakai baik industri maupan di dunia usaha. ” pungkasnya.(BK)

















































































