BacaritaMaluku.com-NAMLEA. Kondisi prima dimana tidak ada gangguan kecil selama berlangsungnya US(ujian sekolah) di hari ke empat.Siswa SMAN 9 Buru kelas Xll tetap kokoh. Kamis (16/4/2026).
“Demi mencapai impian mereka tentu ini merupakan semangat yang harus di gapai Tidak ada kata menyerah.”

Kepala SMA Negeri 9 Buru Muhamad Mansur SE kepada media ini mengatakan ujian ini bukan sekedar formalitas tetapi tolak ukur pencapaian kompetensi kelulusan siswa meraih masa depan.
Sementara itu, proses ujian yang di jalankan dapat menunjukan kemampuan mereka secara optimal dengan menyelesaikan dengan tenang,nyaman, jujur dan bertanggung jawab, ” ujar Mansur kepada media ini.
Hal ini di buktikan dengan memantau langsung jalanya proses pelaksanaan ujian sekolah ke ruang-ruang ujian atau kelas yang di bagi dalam 5 ruang, masing-masing terdapat 2 pengawas silang murni berasal dari SMAN 3 dan SMAN 6 Buru.
Selanjutnya, untuk perempuan siswa kelas Xll ada 34 dan Laki-laki ada 36 orang total keseluruhan yaitu 70 peserta ujian yang juga di bagi dalam 5 ruang dengan masing-masing 14 orang dalam satu ruangan. Sedangkan untuk metode ujianya berbasis kertas (ofline).

Saat proses ujian sekolah di langsungkan, pihak cabang dinas dikmensus(Pendidikan Menengah dan Khusus)Kabupaten Buru melakukan monitoring guna memastikan lingkungan sekolah khususnya proses ujian dalam keadaan aman,sehat dan kondusif. “Terangnya.
Untuk itu, Mansur berpesan agar peserta ujian mampu mengarahkan seluruh kemampuan terbaiknya agar mendapat hasil yang maksimal dan membanggakan. “Harap dia.
” Ia juga pun menekankan bahwa prestasi itu juga pun penting, namun kejujuran dan semangat adalah yang utama dalam ujian.” Tegasnya.***

















































































