BacaritaMaluku.com-NAMLEA: Sebanyak 66 Siswa SMK Negeri 2 Buru telah melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) perdana yang di buka secara resmi oleh Kacabdin (Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan Khusus) Kabupaten Buru pada dini hari tadi, Rabu Tanggal 11 Februari 2026.
Kacabdin Buru, Rahman Ali Spd beserta jajaranya tengah melaksanakan verifikasi dan memantau persiapan uji kompetensi Keahlian (UKK) di berbagai SMK yang ada di Kabupaten yang berjuluk Retemena Barasehe termasuk baru saja, resmi di buka kegiatan UKK di sekolah yang di Pimpin Sulistio ST itu.

Turut hadir dalam pembukaan UKK, Kacabdin Rahman Ali Spd, Pengawas SMA/SMK dan SLB LaJapu S.Ag MBA, pegawai dinas cabang, Kepala SMK 2 Buru beserta tenaga Pendidiknya, serta Para penguji eksternal yang terbagi di empat jurusan keahlian dan 66 peserta UKK.Kegiatanya di lakukan selama dua hari Rabu hingga Kamis Tanggal 12 Februari.
Selanjutnya, setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya pertanda di mulainya kegiatan tersebut, dengan di isi penyampaian arahan dari Bapak Kepala Sekolah, di lanjutkan dengan sambutan singkat tapi padat maknanya oleh Kacabdin Buru Rahman Ali Spd. Pengalungan (tanda pengenal ujian), sesi foto bersama dan penutup.

Kepala SMK Negeri 2 Buru Sulistio ST, dalam amanahnya menjelaskan UKK adalah momen pembuktian bahwa siswa benar benar kompoten siap kerja atau berwirausaha, sesuai bidang keahlianya.
“Kalian harus menunjukan hasil belajar selama ini agar lulus nanti sebagai tenaga kerja berkompoten, berkarakter bukan saja mengejar nilai teoritis.””kata Sulistio.
Selain itu, di kesempatan yang sama Rahman Ali Spd, menyampaikan terima kasih atas capaian pihak penyelenggara sehingga kegiatan tersebut dekat dengan harapan.tentu ini sebuah kolaborasi Yang di dukung sehingga aman dan lancar proses ini. “Ujarnya.

“Pimpinan Sekolah, para penguji internal dan eksternal,guru guru dan semua pihak yang terlibat, semoga doa dan harapan kita di jabah Allah swt.”
Selain itu, Rahman Ali yang di kenal baik dan humanis ini, Beliau menekankan bahwa UKK adalah bukti nyata kompetensi siswa bukan sekedar syarat kelulusan.Tetapi di dorong menunjukan keahlian terbaik,menjaga integritas dan manfaatkan sertifikat memasuki dunia kerja industri yang kompetitif.” Terangnya.
“Anak anakku peserta yang beta (saya) banggakan jadikan momen ini sebagai ajang yang membuktikan bahwa kalian adalah lulusan yang kompoten, terampil dan siap pakai di dunia industri dan dunia usaha, selamat berjuang…!!!.” Harap Rahman.

Hasil pantauan Wartawan bacaritaMaluku.com. Sebanyak 66 peserta UKK terbagi dalam 4 (Empat) jurusan keahlian,di antaranya jurusan Tehnik Komputer dan Jaringan(TKJ) 25 Orang, jurusan Nautika Kapal Niaga(NKN)17 Orang,jurusan Agrobisnis Perikanan Air Tawar (APAT) 14 Orang, dan Askep (Asisten Keperawatan) 10 Orang.
Perlu di ketahui bahwa, Penguji eksternal adalah tenaga ahli profesional dari luar instansi pendidikan,asosiasi profesi atau universitas lain yang di tunjuk untuk menilai kompetensi 66 siswa UKK secara objektif.
Untuk penguji eksternal, yakni Novita H. Hentihu pada program studi (prodi) Askep.Samsia Umasugi S.Pi.Msi pada program studi(prodi) APAT Ahmad Kholik S,Kom pada program studi Swasta. Agustinus Beni ANT pada prgram studi(prodi).NKN dan selanjutnya.PT Pelayanan dharma indah.(Km Chantika).(BK).


















































































