BacaritaMaluku.Com–NAMLEA: Guna meningkatkan kompetensi pendidik, SMA Negeri 13 Buru menggelar kegiatan pengimbasan pembuatan modul ajar yang inovatif serta pendekatan pembelajaran mendalam(deep learning) dan penyusunan RKAS Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat(4) hari terhitung sejak Rabu hingga Sabtu 24/01/2026,tujuanya adalah membekali guru dengan pemahaman konsep deep learning (pembelajaran mendalam) melalui forum profesional Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Kepala SMA Negeri 13 Buru Warda IPA S.Ag.Mpd, yang di temui jurnalis tersebut di ruang kerjanya, mengatakan bahwa konsep deep learning ini menekankan pada pengembangan keterampilan berfikir kritis, kolaboratif, kreatif serta berorientasi pada pemecahan masalah real.
“Ini semacam metode keberhasilan guru saat berproses langsung dalam pembelajaran di kelas, ” Ujar IPA.

Sehingga menjadi wadah berbagi praktik yang baik antara guru sebagai bentuk pengimbasan pengetahuan dan pengalaman.
Dengan terlaksana pengimbasan ini , para pendidik di harapkan tidak hanya memiliki modul ajar yang aplikatif, tetapi semakin termotivasi untuk terus berinovasi demi terwujudnya pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik, “kata Kepala Sekolah.

Selain itu, Ia menambahkan bahwa semua proses yang berkaitan dengan penyusunan RKAS Tahun 2026 ini tentu berdasarkan prinsip efiseinsi, efektivitas, partisipatif dan akuntabel.
Dengan langkah langkah penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah atau yang di singkat RKAS Tahun 2026 ini meliputi aktivasi kertas kerja, sinkronisasi data, pengisian rencana kerja, dan validasi pengiriman, “singkatnya.Kamis(22/01/2026).




















































































