BacaritaMaluku.Com–NAMLEA:Sejumlah Kepala sekolah SMA, SMK dan SLB Kabupaten Buru telah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor)Musyawarah Kerja Kepala Sekolah(MKKS) se-provinsi Maluku yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Rakor ini merupakan kegiatan rutin yang di adakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku untuk membahas berbagai isu terkait pendidikan, termasuk manajemen dan implementasi kebijakan baru.

Pelaksanaan Rakor(Rapat Koordinasi) para Kepala Sekolah se-Maluku ini, yang digelar di Taman Budaya Karang Panjang pada Senin(1/12/2025), Kegiatan yang di ikuti oleh seluruh Kepala Sekolah dari berbagai jenjang pendidikan termasuk dari Kabupaten Buru sekaligus mengikuti upacara PGRI dan HGN(Hari Guru Nasional).
Kepala SMA Negeri 13 Buru Warda IPA S.Ag Mpd, kepada media ini mengatakan kegiatan ini rutin di laksanakan setiap tahun yang penyelnggaranya oleh Dinas terkait. Yang bertujuan menyamakan persepsi , membahas tantangan dalam pengelolaan sekolah, termasuk implementasi kebijakan pendidikan terbaru dan meningkatkan koordinasi, “kata IPA.

Selain itu, usai memberikan paparan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. S. Singerin Spd. Mpd juga menyampaikan Rakor tersebut merupakan agenda tahunan yang di selenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Maluku dan di koordinir oleh panitia pelaksana.
Dengan tujuan memperkuat komitmen para Kepala sekolah dan memetakan persoalan pendidikan yang sedang di hadapi, “jelas IPA mengutip hasil penjelasan Ibu Kadis Singerin kepada media.

Dan kemudian,Menurut para Kepala SMA, SMK dan SLB se-kabupaten Buru yang di temui media ini usai Rakor tersebut Mereka menegaskan acara ini merupakan komitmen Pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku melalui koordinasi dan sinergi yang kuat khususnya di sektor Pendidikan.

Pihaknya menambahkan, Ibu Kadis tersebut menutup arahannya dengan pesan motivatif kepada Kepala sekolah dan para guru agar tetap fokus terhadap kualitas pendidikan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk digitalisasi.
Rakor ini di harapkan menjadi momentum memperkuat ekosistem pendidikan Maluku, menghadirkan langkah nyata dalam pengembangan mutu, serta memastikan setiap Anak Maluku dapat belajar dengan layak, dan bermartabat. “Pungkasnya.



















































































