BacaritaMaluku. Com--Ambon, Maluku; Pemuda Muhammadiyah Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam menertibkan aktivitas pertambangan di Gunung Botak, Kabupaten Buru.
Meski demikian, organisasi ini mengingatkan agar upaya penertiban tidak membuka peluang keterlibatan cukong asing dalam pengelolaan tambang.
Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Maluku, Samsul Sampulawa SP, menegaskan bahwa penertiban penting demi menjaga keamanan dan ketertiban, namun pemerintah harus memastikan proses tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak asing, terutama dari Tiongkok, yang dinilai tidak memahami realitas sosial serta hukum nasional.
“‘Kami tetap mendukung penertiban, tetapi menolak keras koperasi bekerja sama dengan cukong asing dari Cina yang bahkan tidak bisa berbahasa Indonesia,” tegas Samsul dalam keterangannya di Namlea, Rabu (3/12/2025).
Samsul menyebut sikap Pemuda Muhammadiyah sangat tegas: pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan oleh anak bangsa, bukan diserahkan kepada investor atau kelompok asing yang berpotensi mengabaikan kepentingan masyarakat setempat.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal penuh dinamika di Gunung Botak, bahkan menempuh langkah pelaporan ke tingkat nasional jika dibutuhkan.
“PWPM Maluku akan melawan sampai titik darah penghabisan,” ujar Samsul, sembari mendesak pemerintah agar bersikap terbuka dan transparan dalam seluruh proses penertiban dan pengelolaan tambang.
Menurutnya, Muhammadiyah Maluku akan melakukan koordinasi dengan DPP Muhammadiyah untuk menyampaikan laporan resmi kepada Kapolri, kementerian terkait, hingga kepada Presiden apabila ada indikasi keterlibatan asing dalam proses penanganan Gunung Botak.
Gunung Botak selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan akibat maraknya penambangan ilegal, benturan kepentingan, serta dugaan keterlibatan pihak asing.
Pemuda Muhammadiyah berharap penertiban yang dilakukan pemerintah dapat berjalan sesuai ketentuan hukum serta mengutamakan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Buru.***



















































































