BacaritaMaluku.com-NAMLEA; Bupati Buru Ikram Umasugi SE meminta Guru dan Pengawas mampu menciptakan suasana ujian yang sejuk dan rasa cinta kasih sesuai profesionalisme guru.Senin(13/4/2026.
Hal ini di buktikan dengan kehadiran beliau(bupati buru) saat membuka dengan resmi acara tersebut di lapangan upacara SMA Negeri 1 yang di laksanakan oleh panitia penyelenggara yang bekerjasama dengan MKKS SMA/SMK,SLB dan Dinas Cabang Dikmensus Kabupaten Buru.

Acara khidmat itu di hadiri Bupati Buru Ikram Umasugi SE, Sekretaris daerah Asis Tomia,Kementrian Agama Kabupaten Buru,Kacabdin Buru Rahman Ali.SPd, Kasie dan Pengawas SMA/SMK dan SLB, unsur forkopimda, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten buru, Guru dan pengawas ujian sekolah,serta siswa dan Undangan lainnya.
Dalam acara resmi itu di tandai dengan penyematan tanda peserta ujian secara simbolis kepada perwakilan siswa oleh Bupati Buru Ikram Umasugi SE.
Kemudian, dalam sambutan singkatnya.Beliau menyampaikan ujian sekolah bukan sebagai kegiatan rutin akhir Tahun ajaran,melainkan tahapan krusial bagi masa depan generasi muda,khususnya anak anak di bumi Bupolo.

” Seperti di buktikan pada anak-anak SLB,meskipun ada keterbatasan pada fisik mereka namun itu bukan penghalang tuk meraih pengakuan atas capaian prestasi belajar di daerah ini.” Ungkap Bupati.
Olehnya itu pelaksanaan ujian ini,memiliki keterkaitan dan dampak erat dengan visi misi pemerintah Kabupaten Buru saat ini.
Bupati menyerukan agar pengawasan ujian sekolah Tahun pelajaran 2025-2026 kali ini menjadi lahan prioritas yang hijau,suasana kasih dan rasa peduli terhadap anak anak kita menjadi terlindungi agar mereka bekerja dalam suasana ujian menjadi tenang dan tertib dan mampu selesaikan soal cepat dan tepat.

“Kami berharap anak-anak calon lulusan masa depan kabupaten ini dapat menjalankan ujian dengan dedikasi tinggi,menampilkan karakter yang baik serta jujur, dan akhlak yang tinggi. “Pesan Bupati Buru Ikram Umasugi.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas persiapan dan upaya mereka dalam mensukseskan kegiatan tersebut.
Kegiatan yang di sponsori MKKS SMA/SMK,SLB itu. Agu Tambunaloko Spd(ketua panitia penyelenggara ujian sekolah SMA/SMK dan SLB) yang di temui media ini mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk menjadikan instrumen utama yang menentukan kelulusan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga(3) tahun.
Serta hasil ujiannya akan menjadi cermin bagi pemerintah provinsi Maluku untuk memetakan mutu pendidikan yang berstandar Nasional. Dan menjadi bahan evaluasi tuk capaian akademik peserta didik dan kualitas pengajaran di sekolah.” Kata Agu.
Dalam sambutan tertulis yang di bacakan ketua panitia tersebut bahwa satuan pendidikan penyelenggara ujian sekolah tahun ajaran 2025-2026 masing-masing Tingkat SMA berjumlah 15 sekolah,Tingkat SMK ada 9 sekolah dan SLB hanya 1sekolah.
Agu, membeberkan, untuk SMA secara keseluruhan sebanyak 1615 siswa dengan jumlah ruang 91,untuk SMK siswanya 701 siswa dengan jumlah ruang 33 ,sedangkan untuk tingkat SLB berjumlah 11 siswa dengan 6 ruang ” ujar Kepsek SMKN 8 Buru ini.
Ia mengungkapkan sesuai surat keputusan(SK) Kacabdin Buru Nomor 602.1/03/2026 bahwa Guru-guru yang berasal dari SMA,SMK dan SLB semuanya berjumlah 240 orang pengawas silang ujian sekolah Tahun pelajaran 2025-2026.
Kemudian, pelaksanaan ujian dengan sistem berbasis kertas dan android, yang di bagi dalam 11 sekolah tingkat SMA dengan metode ujian berbasis android berjumlah 4 sekolah. Tingkat SMK dengan metode ujian berbasis kertas berjumlah 7 sekolah sedangkan android ada 2 sekolah.
” Kami atas nama Panitia dan cabang dinas dikmensus ucapkan terima kasih tak terhingga kepada bapak Bupati Buru Ikram Umasugi beserta rombongan dan undangan lainya berkenaan hadir dalam acara ini.” Tutupnya.




















































































