BacaritaMaluku. Com-Ambon; Momentum Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dimaknai sebagai ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Hal ini tercermin dalam flyer bertajuk “Sedekah Kurma, Sedekah Inspirasi” yang menghadirkan M. Reza Bahawerez, Plt Ketua PPP Maluku, sebagai sosok inspiratif dalam gerakan berbagi di bulan suci.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Roemah Beta Kreatif Institute dan Rumah Inspirasi tersebut mengusung tema besar “Merawat Empati, Menyalakan Inspirasi Ramadan 1447 H”. Tema ini menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga momentum sosial untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pesan yang disampaikan melalui kampanye tersebut, M. Reza Bahawerez mengajak umat Islam di Maluku untuk menjadikan sedekah sebagai gaya hidup, bukan sekadar aktivitas musiman. Menurutnya, kurma sebagai simbol makanan sunnah Rasulullah SAW dalam berbuka puasa memiliki makna spiritual yang dalam. “Sedekah kurma bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi tentang menghadirkan harapan dan menyalakan inspirasi bagi sesama,” demikian pesan yang tertuang dalam semangat kegiatan tersebut.
Gerakan ini juga diharapkan mampu menjadi pemantik kolaborasi antara komunitas, lembaga sosial, dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan Ramadan yang penuh makna. Dengan semangat gotong royong, sedekah yang diberikan sekecil apa pun dapat menjadi penguat ukhuwah Islamiyah serta mendorong tumbuhnya kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Sebagai Plt Ketua PPP Maluku, M. Reza Bahawerez menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan sosial dan keumatan, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ramadan, menurutnya, adalah waktu terbaik untuk mempertegas keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat.
Melalui kampanye “Sedekah Kurma, Sedekah Inspirasi”, masyarakat diajak tidak hanya berbagi materi, tetapi juga berbagi semangat, motivasi, dan keteladanan. Dengan merawat empati dan menyalakan inspirasi, Ramadan 1447 H diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial di Maluku, 24/02/2026.***



















































































