BacaritaMaluku.Com–NAMLEA; Tingkatkan pelayanan kesehatan bagi Masyarakat, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 5 Buru berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas Bara) menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sabtu (27/9/2025).
Kegiatan yang di laksanakan pada hari Jumat tanggal 26 September 2025 ini sekitar pukul 08.20 Wit pagi di ruang pertemuan SMK 5 yang di rangkaikan dengan sosialisasi cara hidup sehat dan mendeteksi masalah kesehatan sebagai pencegahan penyakit komplikasi lebih lanjut.
Kegiatan yang berlangsung baik dan lancar ini di ikuti oleh seluruh siswa siswi, staf dewan Guru, dan warga SMK N 5 Buru.Dan sangat antusiasme.

Kepala SMKN 5 Buru LaSarjudin S.Pd.M.Pd mengatakan kegiatan CKG di awali dengan penyampaian materi sosialisasi oleh tim medis Puskesmas Bara di pimpin dr Sariba Latupono yang memberikan materi pentingnya pola hidup sehat, deteksi dini penyakit tidak menular, dan yang menular serta informasi kesehatan lainnya. Yang berkaitan dengan layanan kesehatan gratis yang tersedia di Puskesmas Bara. “Ungkapnya.

Menurut, Kepala sekolah yang biasa di sapa Pak Dino ini, bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah merupakan implementasi kerjasama dengan pihak kesehatan (Puskesmas Bara) sebagai komitmen dan memaksimalkan berbagai macam program lainya di akan datang.
Dino menuturkan manfaat dari kegiatan Cek Kesehatan Gratis di sekolah adalah membantu siswa akan sadar kesehatan diri melalui pemeriksaan kesehatan seseorang sehingga dapat mengambil langkah -langkah preventif guna menghindari resiko penyakit, “jelasnya.
“Alhamdulillah, saya merasa Terima kasih sekali melalui program ini, kita pihak sekolah terbantukan dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan oleh Puskesmas Bara, dan kami memberikan apresiasi luar biasa atas kerjasama yang baik ini. “Tutur kepsek.
Kepsek menambahkan, usai sosialisasi para peserta mendapatkan pelayanan CKG yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, tinggi badan, berat badan, pemeriksaan kesehatan lainya dan edukasi kesehatan.

Dengan CKG(Cek Kesehatan Gratis) ini di harapkan akan memberikan pencerahan bagi warga sekolah semua lebih sehat dan produktif lagi, menjadi bukti bahwa investasi dalam kesehatan adalah investasi masa depan yang lebih baik .” Harapanya.
Hal yang sama juga di kemukakan dr Sariba Latupono menjelaskan, tujuan kegiatan CKG yakni untuk mendeteksi faktor resiko pada penyakit sehingga perlu penanganan dan pelayanan primah pada guru dan siswa.
Sehingga kolaborasi antara pihak sekolah dengan tim medis Puskesmas Bara menghasilkan program intensif kedepan nanti untuk mewujudkan siswa yg sehat, cerdas dan berkompeten, “tutup ketua tim medis Latupono. (BK)




















































































