BacaritaMaluku. Com–Talaga Piru ;Tradisi budaya Antar Dulang kembali digelar oleh masyarakat di Talaga Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pasca perayaan tujuh hari Hari Raya Idulfitri, Sabtu (28/03).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian adat yang tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga mempererat hubungan orang saudara di tengah masyarakat.
Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak. Warga tampak mengenakan busana adat khas dengan corak yang beragam, mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Dulang yang dihias indah dan berisi aneka hidangan tradisional diarak sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan solidaritas antar warga.
Bupati Seram Bagian Barat turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan sambutan di hadapan masyarakat.
Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus memperkuat persatuan.
“Antar Dulang bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan. Nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan yang berbasis kearifan lokal.
Tradisi Antar Dulang yang kembali digelar pasca tujuh hari Lebaran ini menunjukkan bahwa nilai-nilai adat masih hidup dan terus dijunjung tinggi oleh masyarakat Talaga Piru. Diharapkan, kegiatan ini tetap lestari dan menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.***





















































































