BacaritaMaluku. Com–Ambon: Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku menggelar dialog keumatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan tema “Anak Muda dan Modernisasi Beragama” di Cafe Pelangi, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini membahas berbagai persoalan keumatan serta tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menghadapi kemajuan dan modernisasi dalam kehidupan beragama. Selain itu, dalam forum tersebut juga dibahas agenda internal organisasi terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Muhammadiyah di 11 kabupaten/kota di Maluku.
“Buka puasa Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku ini diisi dengan dialog keumatan dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi anak muda,” ungkap Rimbo Bugis.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan konsolidasi organisasi bagi pimpinan daerah di 11 kabupaten/kota yang belum melaksanakan Musda.
“Selain itu, juga dilakukan penguatan konsolidasi bagi pimpinan daerah di 11 kabupaten/kota untuk menjalankan Musda bagi daerah yang belum melaksanakannya, sehingga nantinya pimpinan daerah yang definitif dapat dilaporkan pada Tanwir Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah pada bulan Maret,” tutur Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustad Suparjo Rumakamar. Ia menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang penuh dengan keutamaan yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh umat Islam.
“Di bulan Ramadan ada nikmat-nikmat tertentu yang harus dimanfaatkan oleh para jamaah yang berpuasa, karena waktu-waktu di bulan Ramadan adalah waktu khusus yang diberikan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para jamaah tidak lalai untuk membaca Al-Qur’an serta mampu membaca tanda-tanda zaman sebagai bagian dari refleksi keimanan.***



















































































